TETAP SEMANGAT KALA GENERASI PEMULA BERKUMPUL KEMBALI

reuni moessy 61-69 fkg updm IMG-20160110-WA0055

Gelegar riuh bagai ketika masih mahasiswa bergema kembali, meski kini penampilan sudah digerus usia. Suasana meriah melingkupi reuni generasi pemula FKG UPDM(B) yaitu angkatan 1961 hingga 1969. Mereka merupakan generasi yang menjadi mahasiswa pada masa-masa awal ketika FKG Moestopo pertama kali berdiri.  Kini walau sudah sekian lama berlalu, namun  tetap saling menjalin jaringan komunikasi dan menamakan kelompoknya sebagai Moessy 61-69.

Kenangan masa kuliah mengalir tak tertahankan. Dikisahkan masa lalu dengan sarana FKG Moestopo yang tidak seperti sekarang. Bagaimana suka duka ketika FKG Moestopo belum dapat meluluskan sendiri, sehingga sebagai generasi awal harus mengikuti ujian negara yang tidak mudah. Merekalah generasi perintis yang turut meletakkan dasar bagi FKG Moestopo untuk mendapatkan status persamaan dan kini telah terakreditasi hingga dapat meluluskan drg tanpa melalui ujian negara lagi.

Sebagai generasi awal FKG Moestopo jumlah tiap-tiap angkatan tidaklah banyak. Pada reuni ini yang hadir sejumlah 29 orang. Terdapat beberapa alumni yang tidak sempat datang karena ada kesibukan lain, ada pula yang tinggal di luar kota bahkan di luar negeri, serta ada pula yang telah meninggal. Pada kesempatan berkumpul kembali juga sempat bersama-sama mengenang teman-teman yang telah lebih dahulu berpulang ke alam baka.

Meski tidak banyak dalam jumlah, namun para generasi pemula sudah banyak mengalami asam garamnya kehidupan maupun dalam menjalankan profesi. Hadir drg Putu Suprapta MSc sebagai tokoh alumni yang pernah menjadi pejabat di Departemen Kesehatan serta sempat pula menjadi Konsil Kedokteran Indonesi (KKI) yang dijabatnya selama 2 periode, dan kini masih aktif di Pengurus Besar PDGI. Hadir staf FKG UPDM(B) yang telah purna bakti seperti drg Ismaun MARS, drg Leo Gustono, drg Nieske, drg Hadi M. Singgih, drg Fransisca Wardiani, dan drg Rosemary. Terlihat pula alumni yang kini masih menjadi pengajar di FKG UPDM(B) seperti drg Hartati SpKGA, drg Beya Indriati SpProst, drg Johannes Hadiprodjo MM SpProst, serta drg Lanny Setiabudi. Terlihat pula Dr drg Sonya yang masih menawan dan kini memimpin Prodi Kedokteran Gigi Universitas Yarsi.  Tampak pula pasangan suami istri drg Samuel dan drg Rosalyn yang selama ini bermukim di Australia.

Drg Jahya Inderadi yang didaulat teman-temannya menjadi “lurah” alumni angkatan 61-69, tampak berbunga-bunga senang karena cukup banyak yang datang. Padahal hingga beberapa hari lalu masih ada yang mencemaskan apakah acara ini dapat berlangsung.

Dalam diskusi yang berlangsung sersan yakni meski serius namun santai, dibahas mengenai kiprah para alumni FKG UPDM(B) selama ini. Dari refleksi bersama disimpulkan, ternyata para alumni FKG UPDM(B) tidak kalah dengan sejawat dokter gigi lulusan perguruan tinggi lainnya. Cukup banyak yang berhasil memangku berbagai jabatan penting, berperanan di organisasi profesi, maupun sukses dalam praktiknya sebagai dokter gigi.

Dekan FKG UPDM(B), Dr drg Paulus Januar MS, yang juga turut hadir pada kesempatan ini menyatakan salutnya pada para alumni cikal bakal FKG Moestopo. Disampaikannya, saat ini sedang dipersiapkan PITEKGI 2016 sebagai temu akbar FKG UPDM(B) untuk pengembangan profesionalitas dan kebersamaan. Diharapkan kelompok-kelompok alumni dapat menjadi pilar-pilar pendukung untuk memperkuat kebersamaan keluarga besar FKG Moestopo.

Fkg-0

No Comments Yet

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *