HEADLINE
June 17th, 2015

sm bpm 2015 IMG_6147

Rayhan Muhammad dan Ismaeil Bahanan merupakan ketua Senat Mahasiswa dan Badan Perwakilan Mahasiswa (BPM)  FKG UPDM(B) periode 2014-2015 yang telah menjalankan tugasnya selama satu tahun penuh dengan baik. Tahun ini merupakan tahun terakhir angkatan 2011 dalam mengemban tugas keorganisasian  lembaga kemahasiswaan , dan sudah saatnya wajah-wajah baru yang penuh dengan ide-ide baru mewarnai serta melanjutkan.

Setelah sekitar 1 bulan KPLK (Komisi Pembentukan Lembaga Kemahasiswaan) menyelenggarakan rangkaian acara mulai dari 11-13 mei 2015 open recruitment senat/BPM, 18 mei 2015 fit and proper test, 25 mei 2015 musyawarah BPM, 28 mei 2015 orasi calon ketua senat mahasiswa, 4 juni 2015 debat terbuka calon ketua senat mahasiswa, 8 juni 2015 pemilu raya. Rangkaian kegiatan tersebut pada intinya untuk memilih orang-orang yang akan  melanjutkan kepengurusan Senat Mahasiswa dan BPM. Ini semua merupakan  pesta demokrasi lembaga kemahasiswaan FKG UPDM(B). Akhirnya pada 12 juni 2015 merupakan puncak acara dari semua rangkaian acara KPLK ini yaitu serah terima jabatan atau Sertijab Senat dan BPM periode 2014/2015 kepada Senat dan BPM baru periode 2015/2016.

Sertijab yang diadakan di lantai 6 gedung baru dihadiri Dekan FKG Moestopo Dr. Drg. Paulus Januar, MS. Dan Drg. Retno Damayanti, M.Kes selaku Kasubag Kemahasiswaan. Pada sertijab ini dilakukan pelantikan ketua Senat Mahasiswa dan BPM terpilih periode 2015-2016 yaitu Andreas Simamora dan Aryo Faruq.

“Saya sangat bangga dengan rekan-rekan saya pada kepengurusan Senat Mahasiswa periode 2014-2015, semua usaha, pengorbabanan, dedikasi waktu dan pikiran kalian membuat saya terharu. Kalian sangat membantu saya dalam menjalankan organisasi ini. Jenuh dan bosan mungkin bisa terjadi dalam suatu organisasi, namun kekompakan dan keceriaan bisa mengalahkan rasa itu. BPM dan senat selanjutnya harus solid dan bekerjasama, pastinya harus membedakan mana aspirasi dan mana intervensi. Semoga kedepannya lebih baik dan tetap solid.” Ujar ketua senat periode 2014-2015 Rayhan Muhammad dalam sambutan terakhirnya.

 “Hari ini merupakan suatu proses yang akan menentukan FKG Moestopo kedepannya, dan merupakan hasil penyaringan dari KPLK atau Komisi Pembentukan Lembaga Kemahasiswaan sehingga didapat putra-putri terbaik. Menjadi seorang aktivis bukan merupakan hal yang sia-sia, namun mendapatkan nilai lebih dan manfaat khususnya dalam masyarakat. Terima kasih kepada senat periode 2014/2015 dan mudah-mudahan prestasi yang terdahulu bisa dilanjutkan kedepannya.” Ujar Dekan FKG Moestopo Dr. Drg. Paulus Januar, MS. dalam sambutannya.

SENAT MAHASISWA FKG UPDM(B) 2015-2016:

NO NAMA JABATAN
1 Andreas Simamora Ketua Umum
2 Birgitta Ajeng Sekertaris Umum
3 Sarah Septiani Sekertaris Harian
4 Stefani N. Nelwan Bendahara Umum
5 Monica Greeshelda Koor. bidang I
6 Mustaqim Marsel Anggota bidang I
7 Syifa Khairunnisa Anggota bidang I
8 Audrina Alfarah Anggota bidang I
9 Nita Puspaningrum Anggota bidang I
10 Christian Stefanus Anggota bidang I
11 Christian George Koor. bidang II
12 Avinda Ega Anggota bidang II
13 Lidwina Ruthy Anggota bidang II
14 Felicia Handali Anggota bidang II
15 Nahdia Ramadhani Anggota bidang II
16 M. Eddwar Anggota bidang II
17 Wanda Berlia Koor. bidang III
18 Bayu Indra Lesmana Anggota bidang III
19 Ryan Adrian Anggota bidang III
20 Caludia Putrie Anggota bidang III
21 Lulu S Anggota bidang III
22 Martha Leica Koor. bidang IV
23 Clara Clarrisa Anggota bidang IV
24 Dimas Satria Anggota bidang IV
25 Latifa Zahra Anggota bidang IV
26 Kamilia Nanda Anggota bidang IV

 

  BADAN PERWAKILAN MAHASISWA FKG UPDM(B) 2015-2016:

NO NAMA JABATAN
1 Aryo Faruq Ketua Umum
2 Mahindra Mahayoda Sekertaris Umum
3 Marsha Frieda Sekertaris Harian
4 Diva Choirunisa Bendahara Umum
5 Abdi Rochman Koor.  komisi I
6 Hana Cynthia Anggota komisi I
7 M.Ridho Helmi Koor. komisi II
8 Mohamad Reza Anggota komisi II
9 Bella Rizkiandita Koor. komisi III
10 Bryan E J Anggota komisi III
11 Harwidadtih Koor. komisi IV
12 Miftahul Jannah Anggota komisi IV
13 Ali Zainal Anggota komisi IV

fkg-yn

Filled Under: Uncategorized
2 June 2015

WORLD NO TOBACCO DAY FKG UPDM 2015

Merokok tidak hanya merugikan kesehatan umum, namun juga berakibat buruk terhadap kesehatan gigi dan mulut. Profesi kedokteran gigi dapat berperanan besar mengatasi permasalahan konsumsi tembakau. Pesan tersebut mencuat pada kegiatan FKG UPDM(B) dalam rangka Hari Tanpa Tembakau Sedunia 2015 bertempat di kampus Bintaro pada 28 mei 2015 dengan tema:  “SMOKING KILLS”.

World No Tobacco Day yang diperingati di seluruh dunia setiap 31mei diinisiasi oleh WHO (World Health Organization) sejak 1987. Tahun ini kegiatan yang dijalankan FKG UPDM(B) selama sehari penuh meliputi ceramah ilmiah, penandatanganan petisi bersama, pameran perangkat penyuluhan melawan konsumsi tembakau, pertunjukkan dance group, dan penjualan merchandise T shirt dan kipas bahaya merokok.   Acara dimeriahkan pula dengan lomba selfie dengan latar belakang poster World No Tobacco Day.

Prof Dr Johannes Basuki, Wakil Rektor II yang mewakili Rektor UPDM(B) dalam sambutannya menyampaikan apresiasi dan menyambut baik inisiatif FKG UPDM(B) yang menyelenggarakan kegiatan ini. Dikemukakannya bahwa terhadap bahaya rokok yang melanda anak remaja hingga orang tua diperlukan upaya bukan hanya mengatasinya namun juga bagaimana mencegahnya. Diharapkannya agar pesan yang disampaikan tidak hanya di sini saja, tapi dapat disuarakan pada forum yang lebih luas lagi.

NO TOBACCO DAY FKG UPDM(B) 2015

PERANG MELAWAN ROKOK

“Kita harus menyatakan perang terhadap rokok”, dengan penuh semangat dikemukakan drg Mutiara Rina MPH selaku ketua panitia pada acara pembukaan.  Disampaikan oleh panitia pelaksana, WHO menyatakan bahwa Indonesia merupakan salah satu negara dengan tingkat perokok tertinggi di dunia. Di Indonesia perokok aktif meningkat dari tahun ke tahun. Riset Kesehatan Dasar (RISKESDAS) Kementerian Kesehatan pada 2013 menyatakan jumlah perokok aktif usia 10 tahun ke atas berjumlah 57.750.592 orang terdiri atas 56.860.457 perokok laki-laki  dan 1.890.135 perokok perempuan. Selain perokok aktif, terdapat lebih dari seratus juta orang yang mengalami dampak sebagai perokok pasif.

Selama ini dijalankan strategi produser rokok untuk memikat generasi muda, dipaparkan oleh drg Wulan Apridita Sebastian MPH selaku pembicara pada ceramah ilmiah. Dipaparkannya, selama ini produser rokok menjadi sponsor kegiatan dengan slogannya yang menggunakan bahasa anak muda. Tidak hanya sampai di situ saja, mereka juga memberikan sampel produk rokok sehingga mendorong generasi muda untuk mulai mencoba.

Mahasiswa kedokteran gigi juga tidak luput dari kebiasaan merokok. Drg Wulan Apridita Sebastian MPH mengutip dari literatur menyampaikan data di tahun 2011, dikalangan mahasiswa kedokteran gigi sebanyak 39,8% mahasiswa laki-laki dan 4,2% mahasiswa perempuan merupakan perokok. Sebagian besar kebiasaan merokok dimulai sejak semester 3.

AKIBAT SERIUS TERHADAP GIGI DAN MULUT

Selama ini akibat merokok terhadap kesehatan gigi dan mulut kurang mendapatkan perhatian. Drg Sarah Mersil SpPM dalam ceramahnya mengemukakan bahwa rokok mengandung lebih dari 7000 jenis bahan beracun. Nikotin akan menimbulkan adiksi dan tar merupakan bahan karsinogenik yang dapat menyebabkan kanker terutama kanker paru dan kanker tenggorokan, termasuk juga kanker rongga mulut. Perokok memiliki risiko terkena kanker rongga mulut 5 – 10 kali lebih besar dibandingkan dengan bukan perokok.  Hal yang mengejutkan, ternyata perokok pasif mengandung bahan beracun serta bahan karsinogen yang lebih banyak dibanding perokok aktif.

oral cancer

Nikotin akan menurunkan produktivitas bahan imunitas SIgA serta terjadinya peningkatan bakteri Laktobasilus dan Streptokokus Mutan. Dengan peningkatan bakteri tersebut akan meningkatkan risiko terjadinya karies gigi.

Pada perokok akan 3 hingga 4 kali lebih tinggi risikonya terkena periodontitis yaitu radang pada jaringan penyangga gigi. Bila keradangan ini bila berlangsung dalam waktu panjang dapat menyebabkan tanggalnya gigi.

Selain itu merokok dapat menyebabkan gigi berwarna hitam dan mengalami melanosis, leukoplakia, stomatitis nikotina, dan hairy tongue.

 PERAN DOKTER GIGI

Dokter gigi dapat berperan dalam upaya mengatasi bahaya merokok pada pasien, ujar drg Wulan Apridita Sebastian MPH. Dalam rangka mengatasi bahaya rokok terhadap kesehatan umum maupun kesehatan gigi, dokter gigi dapat melakukan yang disebut sebagai 5A Clinical Intervention yakni:

ASK: menanyakan apakah mempunyai kebiasaan merokok

ADVICE: memberi saran untuk berhenti merokok

ASSESS: menilai kemampuan pasien untuk berhenti merokok

ASSIST: membantu pasien menghentikan kebiasaan merokok

ARRANGE:  menyusun kegiatan tindak lanjut menghentikan kebiasaan merokok

 WORLD NO TOBACCO CAY 2015 DANCE

Fkg-0

Filled Under: Uncategorized
2 June 2015

dentist at mall 24 mei 2015

Mahasiswa FKG Moestopo turut meramaikan kegiatan Dentist At Mall pada 24 mei 2015 di Mall Of Indonesia – Jakarta. Dentist At Mall merupakan salah satu rangkaian kegiatan yang diselenggarakan Pengurus Besar PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia) dalam rangka merayakan HUT ke 65 PDGI. Kegiatan tersebut disi dengan acara talk show kesehatan gigi, konsultasi kesehatan gigi gratis, lomba kesehatan gigi, serta hiburan menampilkan pengisi acara dari PDGI dan FKG maupun artis-artis tenar sebagai bintang tamu.

Pada kesempatan tersebut mahasiswa FKG Moestopo turut serta dalam perlombaan penyuluhan kesehatan gigi. Para mahasiswa FKG Moestopo menampilkan penyuluhan dalam bentuk tarian, lagu, dan narasi mengisahkan anak yang malas menyikat gigi dan gemar makanan manis sehingga giginya sakit, kemudian dirawat oleh dokter gigi sehingga sehat kembali dan sadar untuk menjaga kesehatan giginya. Penampilan mahasiswa FKG UPDM(B) mendapat sambutan hangat dan oleh dewan juri dinobatkan sebagai juara II. Menurut drg Yufitri Mayasari yang selama ini membimbing para mahasiswa tersebut dalam mempersiapkan diri, hasil tersebut sudah cukup baik mengingat persiapannya yang singkat di tengah kesibukan menjelang perpindahan putaran klinik.    

fkg-0

Filled Under: Uncategorized
18 April 2015

sby moestopo DSCN4746a

Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) tinggal 8 bulan lagi, banyak yang skeptis dan pesimis. Banyak yang menyangsikan 31 desember 2015 ASEAN benar-benar siap untuk menjadi MEA. Siap tidak siap, suka tidak suka, kita akan memasukinya. Demikian diungkapkan Susilo Bambang Yudhoyono, mantan Presiden R.I., pada orasi ilmiah yang disampaikan dalam Dies Natalis ke 54 dan wisuda Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama) pada 16 april 2015 di JCC – Balai Sidang, Jakarta.

MENYONGSONG MEA 2015

Menghadapi MEA yang kerap dianggap sebagai pasar bebas ASEAN, menurut SBY pada 31 desember 2015 bukan berarti semuanya sudah siap. Itu adalah tonggak sejarah mulai bersatu dan terintegrasinya ASEAN dan MEA. Untuk mencapai tujuan dan sasaran MEA tetap diperlukan waktu lebih lama lagi.  

Disampaikannya, MEA diperlukan karena dalam ekonomi internasional terdapat saling ketergantungan, keterhubungan dan melengkapi, serta pentingnya kerjasama ekonomi baik secara bilateral, regional maupun global. Karena perekonomian dunia saling terhubung, saling tergantung, dan saling melengkapi, ASEAN ingin melakukan kerjasama ekonomi diantara Negara-negara ASEAN dan juga interaksi ASEAN dengan Negara-negara lain. Tujuan kerjasama itu agar membawa manfaat dan keuntungan nyata bagi semua Negara ASEAN. kerangka dasar MEA adalah liberalisasi investasi dan perdagangan. Tantangannya, sebagaimana Negara-negara ASEAN lainnya, Indonesia harus benar-benar siap. Siap untuk berkompetisi, sekaligus bekerjasama. Bagi Indonesia, diharapkan kita kelak sukses dan menang dan bukan yang kalah dalam kerjasama MEA.

Menurut SBY, agar Indonesia berada pada posisi unggul pada MEA, memerlukan konstribusi dari perguruan tinggi serta lembaga pendidikan, kajian, dan penelitian. Peran perguruan tinggi dalam penyiapan sumber daya manusia sesuai dengan pengembangan ekonomi yang banyak sekali kualifikasi dan kebutuhannya. Selanjutnya perlu dilakukan sinergi agar apa yang dihasilkan lembaga pendidikan benar-benar sesuai dengan yang diperlukan pasar tenaga kerja. Perguruan tinggi agar menjadi pusat dan sekaligus penggerak inovasi dan aplikasi teknologi, serta sekaligus entrepreneurship dan technopreneurship. Ditandaskannya, sektor pendidikan khususnya perguruan tinggi harus meningkatkan persiapan dan daya saingnya karena akan ada kompetisi dengan Negara-negara ASEAN lainnya.

PENGHARGAAN BAGI SBY

Pada kesempatan dies natalis UPDM(B) kepada SBY diberikan Bintang Kehormatan serta pengangkatan sebagai Warga Kehormatan UPDM(B). Penghargaan tersebut disampaikan sehubungan dengan SBY sebagai tokoh dan pemimpin bangsa telah menunjukkan kepemimpinan, jasa, dan kenegarawan, baik dalam tingkat nasional maupun intennasional. Dengan kearifan serta wawasannya yang luas mampu memberikan jalan keluar menghadapi permasalahan bangsa maupun permasalahan internasional. Kesemuanya menjadikan SBY sebagai suri tauladan, serta patut dinobatkan sebagai Guru Bangsa. 

 PENGEMBANGAN UPDM(B)

Pada Dies Natalis, rektor UPDM(B) Prof Dr H Sunarto MSi menyampaikan perkembangan yang terjadi. Sebagai institusi UPDM(B) telah mendapat predikat sebagai universitas unggul dan sehat. Direncanakan UPDM(B) akan membuka fakultas teknik serta di fakultas ekonomi akan dibuka prodi ekonomi syariah. Dalam pengembangan tenaga dosen telah diberikan beasiswa kepada para dosen untuk melanjutkan ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi pada program dokter gigi spesialis, magister, dan doktor.

Dari segi sarana prasarana UPDM(B) telah membangun dua unit bangunan yakni gedung baru dengan 6 lantai di Bintaro Permai untuk kuliah dan praktikum FKG, sedangkan gedung lama berupa bangunan 5 lantai diubah fungsinya menjadi Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) sebagai rumah sakit pendidikan bagi pendidikan dokter gigi. Di samping itu telah dibangun pula gedung 4 lantai berlokasi di Swadarma untuk laboratorium terpadu ilmu-ilmu sosial, ekonomi, komunikasi dan teknik informatika.

UPDM(B) juga telah memperbaharui statuta dan menetapkan rencana strategis 2015-2019. Berdasarkan statuta yang baru, visi UPDM(B) adalah: “Mewujudkan komunitas pendidikan tinggi yang unggul, professional, dan berintegritas dalam membangun masyarakat Indonesia yang maju, demokratis, dan sejahtera berdasarkan Pancasila.”

KERJASAMA

Dies Natalis 54 ini juga diwarnai penanda tanganan MOU dengan Duta Besar Federasi Rusia Mikhail Galuzin, serta pameran profil dan kebudayaan Negara-negara sahabat yang telah bekerjasama mendukung kegiatan Tridarma Perguruan Tinggi UPDM (B). Selain itu, berturut-turut dilakukan pula penanda tanganan MOU berupa perjanjian kerjasama FISIP  UPDM)(B) dengan Menkopolhukam, kerjasama Fakultas Ilmu Komunikasi UPDM(B) dengan Himpunan Ahli Teknik Penyiaran Indonesia (HATPI), serta Penyerahan Sertifikat Institusi Uji Kompetensi Wartawan oleh Prof. Dr. Bagir Manan, M.L. Ketua Dewan Pers. Kepada Fakultas Ilmu Komunikasi UPDM (B).

 WISUDA

Pada peringatan dies natalis ke 54 dilaksanakan wisuda sarjana dan magister lulusan UPDM(B). Lulusan UPDM(B) yang diwisuda sebanyak 940 orang, terdiri dari Fakultas Kedokteran Gigi 178 orang, Fakultas Ilmu Komunikasi 448 orang, Fakultas Ekonomi 93 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik 138 orang, dan Program Pascasarjana 83 orang.

Ketua Pembina Yayasan UPDM, drg H Hermanto J,M, MM, dalam sambutannya menyampaikan bahwa belajar bertahun-tahun di kampus menrupakan perjuangan berat tersendiri dengan suka dukanya. Tapi sebentar lagi para wisudawan akan merasakan bahwa perjuangan itu tidak seberat perjuangan di medan yang lebih luas, yang penuh tantangan dan penuh ketidak pastian. Salah satu tantangan besar yang akan dihdapi oleh para wisudawan adalah tantangan persaingan bebas menghadapi MEA 2015. Pada era MEA dituntut untuk memiliki keunggulan, bukan hanya dalam bidang ilmu pengetahuan, tapi juga dalam disiplin, kejujuran, karakter, komitmen, serta integritas.  

sby wisuda moestopo

SARJANA KEDOKTERAN GIGI (SKG) LULUSAN FAKULTAS KEDOKTERAN GIGI UPDM(B) YANG DIWISUDA:

RIZKI APRIYANA, SKG
FRIDA VIKARANI NATALY, SKG
ANJENY CHARLES, SKG
DWI SYULFA CHAERIA, SKG
SYAIFIRA RIZKARINI LAVIANI, SKG
JULIA JUANITA FAZRIA TANJUNG
LITA ATMASARI, SKG
RAISSA PARAMITA INDAH PUTRI, SKG
RIFANA TITHANI, SKG
AJENG SARITA PUTRI, SKG
ANNISA NUR AROFAH, SKG
DARARI ERSA HERBRATANIA, SKG
DIANA KHOIROWATI, SKG
DYNIA ALIES WIDHESTI, SKG
FRISKA ANNISAH, SKG
INDAH DESVINA, SKG
LUTY THALULIA, SKG
RATNA DHIYANDRI, SKG
SHINTA DEWI RITATI, SKG
SRI ROSALINA CHEZARY, SKG
VIRA RATNA JUMITA, SKG
WIDYANI TRISTA PUTRI, SKG
TIARA YULIAN UTARI, SKG
NIDYALINI ARTRIA, SKG
PRIYANKA PUTRI SIBALI, SKG
SARI RIZKY RACHMANITYA KHADIFA, SKG
AGNES MERARI, SKG
BRIGIETTA NIA YOLANDA, SKG
CHRISTINA DESTY ELFIRA SANTI, SKG
FRISKI RAISIS
FIRDA BILMA ASSYFA FAUZIAH, SKG
IFFAH AMALIYAH, SKG
INTAN DEWI PUTRANTI, SKG
KANIA KALYANAMITA SATWIKARARAS, SKG
MARIA DEVITA PRISCILLA, SKG
MEUTIA ADENIA, SKG
Rr. AUDI SRI ENDAH PAHAYUNINGSIH, SKG
RUTHY YULIANTI, SKG
TANYA DIZA MEDIASARI, SKG
TRIA FIDIANA, SKG
TUTI TRI ISMI IRIANI, SKG
VIDYA NIRMALA AJENG HASANAH, SKG
VINCENSIA AMANDA GONDOKUSUMO, SKG
VINNIE OLIVIA DWITAMA, SKG
VITA AMALIA, SKG
YULIANA RATNA SARI, SKG
AKYNTA MEYCAR, SKG
TRISSA RACHMI, SKG
PARAMITA PUTRI PRIYANTI, SKG
MUGI RAHAYU, SKG
MUSTIKA, SKG
RIYANTI UTARI, SKG
WINDY FITRI MIDIANTI, SKG
ARNETA NORI MANURUNG, SKG
MARGARETHA OLIVIA, SKG
SITI FARANIA SETIA PUTRI, SKG
ELLA MINANTI PUTRI, SKG
ADISTY RAHMANIA, SKG
AGITHA MAULINA PERMATASARI, SKG
ALVITA HUSIN, SKG
AMALIA YUSTIASARI, SKG
ANDHIKA MUTY ASFIA, SKG
ANINDITA RAHMAYANTI, SKG
ANINDYA PRAMESWARI, SKG
ANISSA WIDI PRISCELLA, SKG
ANNISA NURUL DEWANTARI, SKG
ARINI CYNDWIANA PRASTIWI, SKG
ASTRY MARVEILLA SEPTIANI, SKG
ASSYIFA HASYIMI, SKG
AULIA RAHMI GASANI, SKG
AYU KUSFERLIANI, SKG
BEATRIC JANE FERIYADI, SKG
CARISSA IRENA PUSPA DEWI, SKG
CHOIRUNNISYA AINA ATITSIMAR, SKG
CINDYTIA GIOVANI, SKG
CLARESTA RAHMA NUR ZAIN, SKG
CLAUDIA ARFIANA DJAFAAR, SKG
DENTANIA MAHARANI PATRIA SETIADI, SKG
DEVI ARISANTI, SKG
DEWI ARIFAHNI, SKG
DHABITANNISA AUNI, SKG
DIAH AYU AIYSYAH, SKG
DIANI DWI HERNANDA, SKG
FARADINA INDRANI, SKG
FIFI MARVIRA ARIESANTI, SKG
FILDZA ILMI KHUMAIRA, SKG
FIRDA IRFANY FAHRIANAH, SKG
FITRAH HARDYANTI ISMAIL, SKG
FITIRI NOOR ROHMA SUGIYATY, SKG
GIOVANNI TRIXIE NIRAHUA, SKG
GRESIA SIRAIT, SKG
GUSTIN NURISMA KARYA, SKG
ILONA AMALIA DEVI, SKG
IRINE VIRGINIA, SKG
MAHARANI RAHMAH, SKG
NADYA DARA WILADATIKA, SKG
NELKA CHRISTI, SKG
NING AYU HASANAH, SKG
OKTAVIANI AZWINDA, SKG
RACHMATIKA HAPSARI, SKG
RADINDA MYRNA ANDIANI, SKG
RIESTA EKA PUTRI, SKG
RIZFIRA ANANDA, SKG
SANTI YOLANDARI, SKG
SHARLITA ADARLIA, SKG
SHENY SARAH BAFAGIH, SKG
SILVI ARISTA, SKG
SYAEMA, SKG
TARA AMANDA PUTRI, SKG
TIHAWA ALMA DILLANY, SKG
TRISHA MARSELIA, SKG
VEGI APPRILLIANI, SKG
VELLASIA ANGGRAINI KUSUMA, SKG
VENY AYU GUSTINA, SKG
WAHYU LIANA, SKG
YUNITA AMBARWATI, SKG
YUSRINA ASMARANI, SKG
COLINDA CLARA SHINTA DEVIANTI, SKG
GHEA ANGGITA PUTRI, SKG
NEYSA ALMIRA, SKG
RIZKI APRIYANI, SKG
LARAS RORO NINGTIAS, SKG
SAVERIA ADELLA PUTRI, SKG
VANNY WAHYUNINGSIH, SKG
RAHMAWATI SUNARYA, SKG
NADIA MAULIDINA HUMAIRA, SKG
ANINDITA PUSPITASARI, SKG
SANG AYU HENINDA LESTARI, SKG
ANNISA PRAMAISWARI NUR AGUSTINA, SKG
DITA ANGGRAINI BRILLIANTARI, SKG
ULFAH AINI PRANANDARI, SKG
HARUMI RUT TIUR, SKG
NADYA ANDARANI, SKG
ANNISSA DHANIA MULIASARI, SKG
DEWI PUTRI ASTRIYANTI, SKG
SALIDA LAILA FALAH, SKG
NADHIRA ARIFANI, SKG
JUNDIANA HANIFATI, SKG
YI CHEONG MI, SKG
RATU NOVY FATIA SARI, SKG
ILMA FAIZAH, SKG
ANNA NOVITA, SKG
DESSICA NOVIASARI, SKG
RIMA DIAN RIZKY, SKG
RETNO AYU FITRIANI, SKG
SHAFIRA AULIA, SKG
ANNISA MONA TIARA, SKG
AVINA MARDHA PUTRI, SKG
PERMATA KHARISA AUGUSTIN, SKG
QURROTA A’YUNI, SKG
NANDA INDAH LESTARI, SKG
PRASTI PRABANDARI, SKG
TIARA AYU RAMADHINA SAM, SKG
JULIANA CATERIN PELENKAHU, SKG
JUNIA NATALINE, SKG
MITA AGUSTIN SYUKUR, SKG
TRIAS AMBAR MELATI, SKG
KIM SEONG SEON, SKG
KUSUMA MAULANA RIFCHY SUTRISNO, SKG
DEAN FAISAL SURYA RACHMAN, SKG
DIWANGKARA PARADYA, SKG
HAZKIA JUSUF TARAWAN, SKG
HARRY FERNANDES, SKG
JOHN HENDRIK SAFAD MARASIM H.,
MUHAMAD IRVAN ZULFIKAR, SKG
NOVAR FADLUR YUANDRA, SKG
WIJDAN RIZKIAWAN, SKG
DENTADIO GONANDA, SKG
ARIEF MAULANA, SKG
IRVAN WIRA ADHITYA, SKG
AGUNG MAULANA, SKG
DENNY HERIAWAN, SKG
GERRY PERMANA UTAMA PUTRA
MUHAMMAD SHAHRIE RABBANI, SKG
NICOLAS BRIAN SIMANJUNTAK, SKG
RAYHAN MUHAMMAD, SKG
ANDREY SASTRAWIJAYA, SKG
GANESHA, SKG

BERITA TERKAIT:
Wisudawan Universitas Moestopo Dapat Ucapan Selamat dari SBY:http://news.okezone.com/read/2015/04/16/65/1135066/wisudawan-universitas-moestopo-dapat-ucapan-selamat-dari-sby

Hadiri Dies Natalis ke-54 Universitas Moestopo, SBY Dianugerahi 3 Gelar: http://news.detik.com/read/2015/04/16/110111/2889018/10/hadiri-dies-natalis-ke-54-universitas-moestopo-sby-dianugerahi-3-gelar

SBY Terima Gelar Kehormatan Guru Bangsa: http://www.jawapos.com/baca/artikel/15855/sby-terima-gelar-kehormatan-guru-bangsa

Universitas Moestopo anugerahi SBY gelar guru bangsa: http://www.merdeka.com/peristiwa/universitas-moestopo-anugerahi-sby-gelar-guru-bangsa.html

 SBY Dinobatkan sebagai Guru Bangsa: http://news.okezone.com/read/2015/04/16/65/1135075/sby-dinobatkan-sebagai-guru-bangsa

SBY Diangkat Jadi Guru Bangsa Saat Jokowi Jadi Tamu Kehormatan TNI: http://pojoksatu.id/pojok-news/2015/04/16/sby-diangkat-jadi-guru-besar-saat-jokowi-jadi-tamu-kehormatan-tni/

SBY Raih Gelar Guru Bangsa Dari UPDM(B): http://poskotanews.com/2015/04/16/sby-raih-gelar-guru-bangsa-dari-umb/

Prof Dr H Susilo Bambang Yudhoyono Warga Kehormatan UPDM(B): http://www.bedanews.com/prof-dr-h-susilo-bambang-yudhoyono-warga-kehormatan-updm-b

SBY dapat Gelar Guru Bangsa dari Universitas Moestopo: http://pacitanku.com/2015/04/17/sby-raih-penghargaan-guru-bangsa-dari-universitas-moestopo/

Dinobatkan Sebagai Guru Bangsa, Ini Kata SBY: http://kanalwan.com/dinobatkan-sebagai-guru-bangsa-ini-kata-sby/

SBY Pada Dies UPDM(B): Jangan Sampai Rakyat Tertekan Hanya untuk Pengeluaran Infrastruktur: http://www.demokrat.or.id/2015/04/sby-jangan-sampai-rakyat-tertekan-hanya-untuk-pengeluaran-infrastruktur/

Filled Under: Uncategorized
15 April 2015

diklat apr 2015 20150411_220639

Sawangan Jawa Barat menjadi saksi terselenggaranya pendidikan dan pelatihan (Diklat) bagi para kader penerus pengurus Senat Mahasiswa dan BPM FKG UPDM(B). Diklat merupakan kegiatan rutin tahunan yang diselenggarakan Senat Mahasiswa FKG UPDM(B) dan sekarang ini merupakan yang ke 6 kalinya.

Kegiatan kaderisasi kepemimpinan ini diselenggarakan selama 3 hari yaitu dari tanggal 10-12 April 2015 bertempat di P4TK atau Pusat Pengembangan dan Pemberdayaan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan Bisnis dan Pariwisata. Diklat yang mengusung tema “Penerapan Softskills Mahasiswa dalam Berorganisasi” ini dihadiri dekan FKG UPDM(B) Dr. Drg. Paulus Januar, MS., Wadek III bidang Kemahasiswaan Drg. Diah Indriastuti, Sp.RKG(K), Drg. Retno Damayanti, M.Kes, dan dr. Winarti, MM.

Pada acara kali ini peserta yang berpartisipasi adalah sebanyak 60 orang dengan 30 orang berasal dari angkatan 2014, dan 30 orang lagi berasal dari angkatan 2013 yang sangat antusias untuk mengikuti diklat ini. Acara seperti ini sangat diperlukan dalam sebuah kampus apalagi dalam sebuah organisasi mahasiswa, karena dengan acara ini kader-kader baru para pengurus organisasi mahasiswa dapat muncul dan mereka terlatih untuk cara berorganisasi. Panitia diketuai oleh Sarah Septiani dari angkatan 2012 yang merupakan juga koordinator bidang I senat mahasiswa.  Diklat yang setiap tahunnya diadakan oleh senat bidang I semua panitianya merupakan para pengurus Senat Mahasiswa dan BPM FKG UPDM(B).

“Kali ini kita mengambil tema penerapan softskills mahasiswa dalam berorganiasi karena softskills itu sangat diperlukan dalam berorganisasi dan juga dapat diterapkan dalam keseharian kita. Contohnya adalah seperti berkomunikasi, bekerjasama, manajemen waktu, dan masih banyak yang lainnya. Hal itu dalam dunia kerja pun sangat dilihat selain dari skills kedokteran giginya. Harapannya adalah setelah diklat ini, softskills para peserta dapat bertambah,” ujar Ketua Senat Mahasiswa FKG UPDM(B), Rayhan Muhammad dalam sambutannya.

Diklat ini terdiri dari 10 materi yang diberikan, yaitu materi 1 pengenalan staff pimpinan FKG UPDM(B), materi 2 Birokrasi, materi 3 senat BPM, materi 4 komunikasi, materi 5 wawasan organisasi, materi 6 manajemen forum, materi 7 wawasan berkebangsaan, materi 8 Continous Improvement, materi 9 wacana publik, dan materi 10 dari YPAB (Yayasan Pemimpin Anak Bangsa). Selain materi-materi yang diberikan tersebut, terdapat juga sesi outbound, sharing PSMKGI, debat terbuka yang mengangkat topik pro kontra dokter gigi vs tukang gigi dan pro kontra ketua Senat Mahasiswa wanita di FKG UPDM(B), latihan sidang program kerja senat, dan simulasi sidang dengan pimpinan sidang berasal dari para peserta sendiri. Simulasi-simulasi tersebut diberikan supaya para peserta diklat ini langsung bisa menyerap ilmu-ilmu yang sudah diberikan oleh para panitia.  

“Acara seperti ini merupakan suatu komplementer atau pelengkap dalam kegiatan belajar mengajar di kampus. Sehingga dapat meningkatnya kemampuan softskills mahasiswa seperti layaknya tujuan diadakannya diklat ini. Semoga dari acara ini dapat muncul calon-calon pemimpin dimana pemimpin itu sendiri adalah orang yang bergerak didepan untuk menggerakan orang untuk mencapai tujuan,” ujar dekan FKG UPDM(B) dalam sambutannya.

Dari Diklat mencuat pemahaman, seorang pemimpin bukanlah orang yang begitu saja muncul ke permukaan tanpa ilmu, namun seorang pemimpin muncul dari segala pembelajaran yang dihadapi dalam hidupnya. Beranilah menjadi seorang pemimpin, belajarlah untuk menjadi seorang pemimpin, dan jadilah pemimpin yang amanah untuk kebaikan orang banyak.    

diklat sm apr 2015

fkg-yn

Filled Under: Uncategorized
13 April 2015

DSC_0661

Meski telah 35 tahun berlalu namun tidak jua sirna gairah semangat maupun kenakalan seperti waktu mahasiswa lalu. Walau kini usia telah bertambah, muka sudah mulai timbul keriput, rambut memutih bahkan beberapa sudah dilanda kebotakan, dan perut membuncit. Suasana meriah saling melepas kangen dan di sana sini saling peluk dan cium pipi merupakan pemandangan yang terjadi manakala berlangsung reuni angkatan 1980 FKG UPDM(B) pada 11-12 April 2015 di Sentul City.

Seluruhnya terdaftar 84 orang angkatan 1980 FKG UPDM(B) dan selama ini kami sudah pernah beberapa kali bertemu tapi kali ini berlangsung reuni akbar dengan juga mengundang beberapa dosen, tutur drg Heru “GOPAL” Tiono yang aktif mengontak teman-temannya angkatan 1980. Membutuhkan waktu cukup lama untuk mencari alamat teman-teman yang tersebar di berbagai tempat, kemudian menghubungi dan mengajak untuk turut serta.

Bertemu kembali dan melepas rindu berlangsung sejak berangkat bersama dengan bus yang disediakan panitia. Berbagai cerita dan gelak tawa memenuhi suasana ceria karena cukup banyak yang baru bertemu kembali setelah puluhan tahun berlalu.

Malamnya setelah santap malam, acara diawali dengan laporan kegiatan ketua angkatan 1980 periode 2010-2015, drg Gupran Ruslan MPH. Kemudian dilanjutkan pemilihan ketua periode berikutnya dan terpilih drg Annie Tri Susilo mendapat amanah mengkoordinasi angkatan 1980 FKG UPDM(B).  Sebagai tindak lanjut terpilihnya ketua baru alumni FKG UPDM(B) angkatan 80, upacara serah terima kepengurusan berlangsung pada 1 mei 2015. Dalam menjalankan kepengurusan drg Annie Tri Susilo akan dibantu drg Evy Lukman sebagai sekretaris, drg Budiati Nursanti sebagai bendahara, serta drg Widjanarko Setiawan sebagai hubungan masyarakat.

IMG-20150505-WA0056

Reuni merupakan pertemuan kembali untuk merayakan kebersamaan. Gelegar musik dan kegembiraan menyanyikan berbagai lagu dipelopori oleh pasangan AM Handoko dan Nancy Yuliana. Bernyanyi, berdansa dan bersuka ria meramaikan suasana. Diselingi pula dengan merayakan ulang tahun pada beberapa teman yang kebetulan berulang tahun.  Hingga larut malam bahkan lewat tengah malam celoceh nostalgia berlanjut terus. Pengalaman manis maupun menyedihkan serta juga kadangkala disertai testimoni ketika di masa lalu ngerjain teman maupun juga dosen terus bergulir. Benar-benar nostalgia indah. 

DSC_0299DSC_0115

 

Dekan FKG UPDM(B), Dr drg Paulus Januar, yang juga hadir mengungkapkan salutnya pada angkatan 1980 yang setelah sekian lama berlalu ternyata masih tetap bersama-sama dan mampu menyelenggarakan reuni. Dikemukakan pula mengenai perkembangan FKG UPDM(B) antara lain kini sudah memilki gedung baru dan sebagai almamater tetap merupakan rumah bersama kita semua. Diharapkannya pula dukungan dari para alumni untuk membantu memajukan FKG UPDM(B).

Datang pula ketua Ikatan Alumni FKG UPDM(B), drg Dwi Haryanto yang akrab disapa “Thom”.  Disampaikannya ucapan selamat pada para alumni angkatan 1980 yang telah berhasil menyelenggarakan reuni. Turut pula meramaikan suasana dengan kehadiran drg Aldes sang senior yang mengembalikan kenangan masa Ospek.    

Hadir para dosen yang masih aktif maupun telah purnabakti antara lain drg Sri Latiyah MM, drg Beya Indriati SpPros, Prof Dr drg Magdalena SpOrt, drg Frans Yanto Widjaja SpPros, drg Watman Sutiono, drg Nieske, drg Widyastuti, drg Wilya Elawitahya, drg Suryo Hadiprodjo MM SpPros, Dr drg Ananta Rurri SpPM,  serta Dr drg Ronny Rivani. Mewakili para dosen drg Beya Indriati SpPros menyatakan rasa bangganya atas para alumni dan merupakan kebahagiaan sebagai pendidik melihat keberhasilan para alumni angkatan 1980.

DSC_0633

Tapi harus diketahui penyelenggaraan reuni tidaklah mudah dan terancam gagal, namun dengan bersama-sama bekerja akhirnya dapat terlaksana dengan baik, dengan penuh kelegaan drg Liwito Budimulya yang menjadi ketua panitia menuturkan. Banyak yang harus dikerjakan hingga untuk mempersiapkan kami panitia harus menginap sejak satu hari sebelumnya, tutur drg Budi Purnama MS yang untuk mendukung pekerjaan panitia membawa perangkat computer, printer, dan pernak pernik kesekretariatan hingga setroli penuh.

Suasana haru dan syahdu meliputi saat saat terakhir acara reuni. Puisi dibacakan drg Andreas Santoso merefleksikan perjalanan angkatan 1980 sejak bersama-sama sebagai mahasiswa hingga kini, tidak lupa dengan khusuk mengenang  serta memanjatkan doa bagi teman-teman yang telah mendahului menghadap Tuhan. Apalagi drg Haryo Drajat dengan harmonikanya yang mendayu-dayu melagukan Amazing Grace, lagu syahdu yang membangkitkan kembali kenangan.  

Sebagai penutup, sebelum berpisah bersama-sama bergandengan tangan menyanyikan lagu Kemesraan yang mengambarkan kebersamaan yang erat dan tidak terpisahkan. Reuni bukan hanya menguak kenangan namun juga semakin mempererat persaudaraan, dan para angkatan 1980 kembali ke tempat masing-masing dengan inspirasi dan semangat baru …………………………………………….

DSC_0264

fkg-O

 

Filled Under: Uncategorized
12 April 2015

fiona

sumpah 9 apr 2015

Angkat sumpah 48 dokter gigi baru lulusan FKG UPDM(B) berlangsung pada 9 april 2015 di gedung Bidakara Jakarta. Acara angkat sumpah yang agung dan khidmat dihadiri Yayasan UPDM, Rektor UPDM(B), pimpinan FKG UPDM(B), para orang tua dan keluarga dokter gigi baru, serta undangan lainnya.

Dokter gigi lulusan terbaik kali ini adalah drg Syarief Makmud Makka. Di antara pada dokter gigi yang menjalani angkat sumpah terdapat drg Fiona Rahmadita yang merupakan Puteri Indonesia Intelegensia II yang diraihnya pada ajang Putri Indonesia 2015.

fionafionafiona

Dekan FKG UPDM(B), Dr drg Paulus Januar, pada sambutannya menyampaikan apresiasinya pada para dokter gigi baru. Para dokter gigi yang menjalani angkat sumpah kali ini menunjukkan prestasi yang baik pada ujian kompetensi yang diselenggarakan secara nasional, ujarnya. Ditambahkannya, dengan dilaksanakan angkat sumpah berakhir sudah era kemahasiswaan dan selanjutnya memasuki dunia profesi sebagai dokter gigi. Diingatkannya, dengan berakhirnya pendidikan dokter gigi bukan berarti selesai sudah kewajiban menuntut ilmu. Dengan kemajuan pesat ilmu pengetahuan dan teknologi di bidang kedokteran gigi maka para dokter gigi dituntut terus mengikuti perkembangan mutahir ilmu kedokteran gigi.

Rektor UPDM(B), Prof Dr Soenarto MSi, menyampaikan ucapan selamat menyelesaikan pendidikan dokter gigi. Selanjutnya diutarakannya mengenai wejangan Bapak Prof Dr Moestopo bahwasanya kita perlu senantiasa menyesuaikan diri dengan perkembangan jaman. Selanjutnya disampaikannya, kepada para lulusan UPDM(B), Bapak Prof Dr Moestopo senantiasa berpesan agar tekun dan bekerja keras sampai titik keringat terakhir.

Ketua Badan Pengurus Yayasan Universitas Prof Dr Moestopo, Ignatius Kusnanto, SKom, MM pada sambutannya menyampaikan apresiasinya pada para orang tua dokter gigi gigi baru yang menjalani angkat sumpah yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya di FKG UPDM(B). Diharapkannya setelah ini dapat trjun berkarya bagi bangsa dan Negara. Pendidikan yang diperoleh di FKG UPDM(B) agar dapat bermanfaat untuk menjalankan pengabdian sebagai dokter gigi. Selanjutnya diharapkan para lulusan dapat meningkatkan terus profesionalismenya terutama dalam menghadapai era pasar bebas mendatang.

 Dokter gigi baru FKG UPDM(B) yang menjalani angkat sumpah:

  1. Amelia Fauzia Rachim
  2. Anugrah Kartika Putri
  3. Chindra Mayang
  4. Ewaldus Okt avianus Seda Sega
  5. Fathiha Muthiha Nurhawa Salampessy
  6. Fiona Rahmadita Anggraeni
  7. Hasrini Dwi Putri
  8. Krisna Medina Tirta
  9. Maria Christina
  10. Nisa Mudrica
  11. Ramadhani Ayumurthi
  12. Sabrina Fauzan
  13. Shindy Mashita
  14. Try Deliawati
  15. Fariza Hastari
  16. Rosfitasari Poetry Hanjani
  17. Gintan Andanmurti
  18. Trivie Agiesta Sumiran
  19. Anita Rahayu
  20. Tina Martina
  21. Putri Irmadela
  22. Mutiara Ayu Amallya
  23. Anisa Nurfitriani Primarianti
  24. Afifah Zatira Hijria
  25. Ambar Nur Ardilla
  26. Andini Lutfia Lestari
  27. Anisa Damayanti
  28. Arini Putri Sudharianti
  29. Devi Ramadhani
  30. Dimas Ika Pramono Putri
  31. Esti Rachma Kemala Putri
  32. Greta Putri Arini
  33. Indah Putri Sri Utami
  34. Ira Humaira
  35. Khayunda Tiara
  36. Qurrota ayunina
  37. Linda Wibi Sri Handayani
  38. Reni Kusumadewi Rinaldy
  39. Syarief Mahmud Makka
  40. Arief Haryo Kusumo
  41. Like Santika
  42. Rosita Carolina
  43. Jatu Rachel Keshena
  44. Lidiawati
  45. Mettasari Puspa Wardoyo
  46. Nurliyana Binti Amran
  47. Nur Khalilah Binti Ramli
  48. Norfarizza Binti Khairil Anuar

fkg-O

Filled Under: Uncategorized
1 April 2015

mabasa 28 maret 2015

Dentuman musik dari band disertai lengkingan suara penyanyinya  memeriahkan Mabasa (malam Balas Jasa) mahasiswa FKG UPDM(B) di kafe The Phoenix pada 28 maret 2015. Pada hari sabtu malam minggu yang cerah mahasiswa angkatan 2014 menyelenggarakan Mabasa.

Bergembira ria para mahasiswa baru bersama para seniornya pada Mabasa sebagai ungkapan terima kasih setelah menjalani masa pembinaan memasuki era baru sebagai mahasiswa. Selaku mahasiswa merayakan kebersamaan dengan gaya orang muda. Berbeda dengan penampilan sehari-hari di kampus, dengan dandanan yang keren abis para mahasiswa riuh rendah larut dalam kemeriahan Mabasa. Selain belajar para mahasiswa sebagai orang muda juga perlu rekreasi bersama.    

Atraksi band dari tiap-tiap angkatan memeriahkan acara. Rangkaian musik, lagu, dance, game, dan berbagai tingkah polah membuat semua yang hadir melebur dalam keceriaan.  Semakin malam acaranya semakin seru menampilkan bakat seni dan kreativitas yang luar biasa.

Selamat dan sukses kepada mahasiswa angkatan 2014 sebagai generasi baru FKG UPDM(B). Maju terus dalam meraih cita-cita………………………………………………………………….. 

foto mabasa 5

foto mabasa 4

foto mabasa 6

 

Filled Under: Uncategorized
28 March 2015

seminar restodontik 28 mrt 2015

Perkembangan mutahir perawatan endodontik dan restorasinya dibahas pada seminar bertajuk restodontik pada 28 maret 2015. Seminar diselenggarakan FKG UPDM(B) didukung Dentsply dengan pembicara drg Mirza Ariyanto SpKG dan drg Rio Suryantoro SpKG.  Pada upacara pembukaan dekan FKG UPDM(B), Dr drg Paulus Januar MS, mengemukakan seminar ini merupakan bagian dari serangkaian kegiatan penambah ilmu dan teknologi bagi para dokter gigi yang secara rutin diselenggarakan.

Sebagai pembicara pertama, drg Mirza Ariyanto SpKG menyajikan paparan mengenai perawatan endodontik menggunakan sistem crown down. Disampaikannya,  preparasi akses pada perawatan saluran akar selama ini terdapat 2 sistem yaitu step back dan crown down.

Sistem step back yang selama ini banyak digunakan, prosesnya dimulai dari insrumen ukuran diameter terkecil dilanjutnya berangsur-angsur dengan instrumen yang ukuran diameternya lebih besar yang dilakukan mulai dari 1/3 apikal saluran akar menuju ke arah koronal. Namun cara ini relatif lebih lama pengerjaannya dan memiliki beberapa keterbatasan.

Dewasa ini dikembangkan sistem crown down yang pengerjaaannya mulai dari aplikasi instrumen ukuran diameter terbesar dari bagian koronal dilanjutkan secara bertahap dengan instrumen yang ukurannya lebih kecil hingga mencapai daerah apikal.  Dengan sistem crown down akan memudahkan pembuangan debris serta juga lebih mudah dalam mendapatkan akses untuk preparasi saluran akar.

Selanjutnya disampaikan, saat ini telah dikembangkan protaper file dengan desain instrumen yang penampangnya triangular, bersudut helix, dan multiple taper.  Dengan protaper file akan menghasilkan efisiensi preparasi yang lebih baik, lebih mudah, lebih cepat pengerjaannya, serta lebih aman.

Ditambahkannya, untuk keberhasilan perawatan endodontik pada preparasi saluran akar perlu difahami mengenai berbagai  variasi bentuk saluran akar pada gigi yang akan dikerjakan. Idealnya adalah saluran akar yang lurus yakni saluran akar yang dapat dicapai instrumen hingga 1/3 apikal tanpa mengalami hambatan. Namun seringkali yang dihadapi adalah saluran akar yang tidak lurus bahkan cukup ekstrim bengkoknya. Pada kesempatan tersebut pembicara mengemukakan cara mendapatkan akses serta juga kiat-kiat mengatasi saluran akar yang bengkok.

Paparan dilanjutkan mengenai restorasi pasca perawatan endododntik oleh drg Rio Suryantoro SpKG, sebagai pembicara kedua yang banyak mengemukakan laporan kasus-kasus yang pernah ditanganinya. Menurutnya restorasi setelah perawatan endodontik perlu memperhatikan faktor resistensi, retensi, integritas dan harmoni dengan jaringan gigi, serta oklusi dan artikulasi.

 Berdasarkan berbargai literatur disampaikannya bahwa, perawatan endodontik bila dilakukan dengan baik keberhasilannya mencapai 96%, namun bila masih ada infeksi keberhasilannya akan menurun drastis hingga 86%. Sebagian besar kegagalan perawatan endodontik adalah karena coronal leakage yaitu kebocoran yang berasal dari bagian koronal. Dengan demikian penting untuk memperhatikan restorasi yang baik sebagai tindak lanjut setelah dilakukannya perawatan saluran akar.

Selain itu pada pasca perawatan saluran akar juga dapat terjadi fraktur pada jaringan gigi karena setelah direstorasi ternyata gaya kunyah tidak disalurkan secara merata ke jaringan gigi. Agar tidak terjadi fraktur pada gigi setelah perawatan endodontik, perlu diupayakan restorasi dengan bahan restorasi yang sedapat mungkin sama seperti gigi asli supaya tekanan gaya kunyah dapat didistribusikan secara cukup merata.

Seminar kemudian dilanjutkan dengan hands on mengenai perawatan endodontik dengan sistem crown  down dengan instruktur drg Mirza Ariyanto SpKG. Serta drg Rio Suryantoro SpKG membimbing para peserta mengenai restorasi pasca perawatan endodontik. Tampak para peserta dengan penuh minat mengikuti kegiatan hands on ditambah lagi para instruktur yang dengan tekun membimbing. 

Menurut Ketua panitia, drg Sandy Pamadya, dan kemudian ditimpali drg Ferry Jaya MSi yang mengurus pendaftaran, banyak calon peserta hands on yang tidak dapat ikut, karena keterbatasan sarana maka banyak yang terpaksa ditolak. Mendatang kami akan mengadakan kegiatan hands on lagi untuk menampung keinginan para sejawat dokter gigi yang memang sangat berminat, ujarnya.

Fkg-0

Filled Under: Uncategorized
10 March 2015

cuci tangan (2) IMG-20150304-WA0008

Dalam pelayanan kesehatan ternyata mencuci tangan tidak dapat diabaikan. Menurut Organisasi Kesehatan Dunia WHO (World Health Organization), kebersihan tangan merupakan salah satu dari lima unsur pokok keselamatan pasien.  WHO mencanangkan The Five Elements of Global Patient Safety yang terdiri atas: keselamatan darah, keselamatan penyuntikan, keselamatan prosedur klinis, keselamatan pengelolaan bahan buangan, dan kebersihan tangan. Menyadari hal tersebut, Rumah Sakit Gigi dan Mulut (RSGM) FKG UPDM(B) pada 4 maret 2015 menyelenggarakan pelatihan mencuci tangan yang diikuti para staf medis dan paramedis.

hand patient safety

Pada kesempatan tersebut disampaikan bahwa, mencuci tangan merupakan tindakan membersihkan tangan dan jari jemari menggunakan air dan sabun untuk menjadi bersih dan memutuskan mata rantai kuman serta mencegah penyakit. Dalam kehidupan sehari-hari mencuci tangan perlu dilakukan sebelum menyiapkan makanan, sebelum makan, sesudah dari kamar kecil, sepulang berpergian, sesudah memegang benda kotor, uang dan hewan. Sedangkan pada pelayanan kesehatan, mencuci tangan harus dilakukan sebelum menyentuh pasien, sebelum tindakan asepsis, sesudah terkena cairan tubuh pasien, sesudah menyentuh pasien, dan sesudah kontak dengan lingkungan sekitar pasien. Kemudian dilakukan demo cara mencuci tangan dan para peserta dengan antusias melakukan latihan.

8-step-handwashing-technique

5hand jpg

hand hygiene strategy

fkg-0

Filled Under: Uncategorized
9 March 2015

mds pro 2015 (2)

Moestopo Dentistry Scientific Program (MDS Pro) merupakan sebuah program kerja Senat Mahasiswa FKG Moestopo di bidang ilmiah. Acara ini rutin diadakan setiap tahun, dan tahun 2015 ini merupakaan yang keempat kalinya. Acara yang mengusung tema “Systemic Disease in Dentistry” diadakan di  Titan Center Bintaro pada hari sabtu 7 maret 2015. “Acara ini sangatlah bagus, karena dapat memperkaya dengan gagasan baru dalam bidang kedokteran gigi, dan saya pun bangga karena tahun ini pertama kalinya dapat mendatangkan pembicara internasional, dan hal ini merupakan awal yang baik untuk kedepannya.“ Ujar Ketua Senat Mahasiswa, Rayhan Muhammad, dalam sambutannya.

Pembukaan seminar dimeriahkan dengan tarian tradisional betawi. Peresmian acara seminar dengan pemotongan pita oleh dekan FKG Moestopo, Dr Drg Paulus Januar MS, disaksikan oleh Wadek III bidang kemahasiswaan drg. Diah Indriastuti Sp.RKG(K), ketua Senat Mahasiswa FKG Moestopo, Rayhan Muhammad, dan ketua panitia MDS Pro 2015, M. Shahrie Rabbani. “Saya sangat menyambut baik acara ini dan sangat bangga karena seluruh acara ini dilakukan oleh para mahasiswa. Peningkatan acara pun terlihat dibandingkan tahun-tahun yang lalu yaitu adanya pembicara dari luar negeri sehingga merupakan sebuah prestasi yang sangat baik. Acara ini memberi pelajaran bahwa sejak mahasiswa kita sudah sekuat tenaga mempertinggi dan meningkatkan pengetahuan dengan acara-acara seminar semacam ini, namun bukan hanya ilmu untuk diri sendiri namun untuk perkembangan imu pengetahuan kedokteran gigi.” Ujar Dekan FKG Moestopo dalam sambutannya.  Selanjutnya disampaikan oleh Dekan FKG Moestopo kutipan kata-kata yang pernah diucapkan oleh bapak Prof.Dr.Moestopo yaitu “orang yang menguasai masa depan adalah orang yang selalu ingin belajar”. Maka belajarlah untuk menguasai ilmu dan perkembangannya terutama di bidang kedokteran gigi.

Pembicara yang dihadirkan di seminar kali ini pun tidak kalah dari tahun tahun lalu, bahkan seorang pembicara internasional secara khusus diterbangkan langsung ke Jakarta demi acara MDS Pro 2015 ini. Dr. Kelvin Khng, B.D.S., M.S., FACP. yang merupakan spesialis prosthodonti asal Singapore yang mendapatkan gelar dokter gigi dari National University of Singapore pada tahun 2006, dan Spesialis Proshtodonti di The University of IOWA (USA) pada tahun 2009. Orang yang berpostur tubuh tinggi ini merupakan orang yang sangat ramah dan pintar, dan jauh-jauh didatangkan dari singapore untuk mengisi seminar sesi ke-3 MDS Pro 2015. Beliau memberikan materi tentang Management of Oral Complications of Cancer Patients from a Prosthodontic Perspective.

Bukan hanya seminar, namun dalam MDS Pro diselenggarakan pula Lomba Karya Tulis Ilmiah (LKTI) yang mengusung tema sama yaitu penyakit sistemik. LKTI kali ini terbagi menjadi dua yaitu kajian pustaka dan penelitian. Lomba yang diikuti mahasiswa kedokteran gigi  dari berbagai peruruan tinggi Indonesia ini diadakan pada hari Jum’at 7 Maret 2015 di ruang rapat besar Gedung FKG Moestopo Jakarta.

Pembicara dan materi yang diberikan pada MDS Pro 2015:

Nama Pembicara

Materi

Yulitri Hapsari, drg., Sp.Perio

Periodontitis sebagai manifestasi penyakit sistemik

Devya Linda, drg., Sp.BM., FISID

Penatalaksanaan pencabutan gigi permanen pada pasien dengan riwayat penyakit sistemik

Dr. Kelvin Khng, B.D.S., M.S., FACP

Management of Oral Complications of Cancer Patients from a Prosthodontic Perspective

Dr. Ananta Rurry, drg., Sp.PM

Membedakan manifestasi mulut penyakit autoimun dengan stomatitis aftosa rekuren

Abdul Haris Tri Prasetyo, dr., Sp.PD

Diabetes Melitus 

Mirza Aryanto, drg., Sp.KG

How to Differ Endodontic Pain and Systemic Pain

 

Fkg-yn

Filled Under: Uncategorized