HEADLINE
September 15th, 2014

moestopo

Di kota pahlawan Surabaya telah terdapat Jl. Prof Dr Moestopo yang melintas di depan kampus FKG Universitas Airlangga. Nama jalan tersebut didedikasikan bagi pahlawan nasional Prof Dr Moestopo,  yang berjasa dalam  perjuangannya terutama dalam pertempuran melawan penjajah pada 10 november 1945 di Surabaya. Sebagaimana diketahui, pertempuran bersejarah tersebut kemudian setiap tahun diperingati sebagai hari pahlawan.  

Kini Gubernur DKI Jakarta, Djoko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi, telah pula menetapkan Jl. Mayjen TNI Prof Dr Moestopo.  Keputusan Gubernur DKI Jakarta no 1341 tahun 2014 tertanggal  25 agustus 2014 menetapkan nama jalan Mayjen TNI Prof Dr Moestopo di sepanjang ruas jalan layang non tol antara Antasari – Blok M di Jakarta Selatan.  

Penetapan nama jalan Mayjen TNI Prof Dr Moestopo oleh Gubernur DKI Jakarta, Jokowi, berdasarkan pertimbangan bahwa beliau merupakan putra bangsa yang berdasarkan Keputusan Presiden telah dianugerahi pahlawan nasional, hingga dalam rangka menghormati jasa kepahlawanan perlu mensosialisasikan seluas-luasnya kepada masyarakat. Dengan demikian akan semakin dikenal  keteladanannya dan menumbuhkan semangat kepahlawanan.  

Di samping sebagai pahlawan nasional, alm Prof Dr Moestopo merupakan seorang dokter gigi yang menjadi tokoh terkemuka di kalangan profesi kedokteran gigi, dan mendirikan Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama).

Fkg-0

Filled Under: Uncategorized
13 September 2014

Setiap tahun BKGN (Bulan Kesehatan Gigi Nasional) diselenggarakan oleh PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia) dan AFDOKGI (Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia) bekerja sama dengan P.T. Unilever . Tahun 2014 ini BKGN telah terselenggara untuk ke 5 kalinya.

BKGN 2014 dibuka di kota Padang oleh Wakil Mendikbud bidang pendidikan, Prof Dr Ir  Musliar Kasim bertempat di  FKG Universitas Baiturrahmah pada 12 september 2014. Pada upacara pembukaan yang disebut sebagai kick off tersebut, turut hadir Dekan FKG UPDM(B), Dr drg Paulus Januar, MS. Selanjutnya rangkaian kegiatan BKGN 2014 akan terus berlangsung hingga 19 november 2014 di  berbagai kota di Indonesia, bertempat di 18 institusi pendidikan kedokteran gigi dan 20 cabang PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia.  Kegiatan BKGN 2014 di FKG UPDM(B) akan berlangsung pada 3 hingga 5 november 2014.

 Direncanakan pada Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2014 akan dilakukan pendidikan kesehatan gigi terutama tentang anjuran untuk mencegah kerusakan gigi sejak dini dengan teratur menyikat gigi serta perlunya pemeriksaan gigi secara rutin. Pada 18 institusi pendidikan kedokteran gigi dan 20 cabang PDGI akan diselenggarakan pelayanan kesehatan gigi gratis.  Pelayanan kesehatan gigi yang diberikan pada masyarakat meliputi pemeriksaan gigi serta perawatan berupa penambalan sederhana yang tidak melibatkan perawatan syaraf gigi, pencabutan tanpa komplikasi gigi sulung atau gigi tetap, pembersihan karang gigi, perawatan pencegahan gigi berlubang dengan aplikasi fluoride atau fissure sealant, serta rujukanSelain itu dalam rangka BKGN 2014 juga akan diselenggarakan serangkaian seminar, ceramah, maupun konperensi pers mengenai kesehatan gigi.

Kegiatan BKGN dijalankan untuk turut mengatasi permasalahan kesehatan gigi di Indonesia. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan, penyakit gigi dan mulut merupakan salah satu dari 10 masalah kesehatan yang terbanyak dikeluhkan masyarakat Indonesia.  Sementara itu penyebaran dokter gigi tidak merata, serta ketersediaan sarana pelayanan kesehatan gigi di banyak tempat di Indonesia masih kurang. Sedangkan dari hasil Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) 2013 yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan RI ternyata, 25,9% penduduk Indonesia bermasalah dengan kesehatan gigi dan mulutnya. Namun dari mereka yang bermasalah dengan kesehatan gigi dan mulut hanya 8,1% saja yang mendapatkan perawatan kesehatan gigi.

Wakil Mendikbud bidang pendidikan, Prof Dr Ir Musliar Kasim pada sambutannya sangat mendukung pelaksanaan BKGN 2014. Diharapkan dengan BKGN 2014 dapat menciptakan gigi yang sehat bagi anak-anak Indonesia untuk turut serta mewujudkan generasi emas Indonesia pada 100 tahun proklamasi kemerdekaan RI. Dalam rangka peningkatan pelayanan serta pendidikan kedokteran gigi gigi pada kesempatan tersebut juga diresmikan gedung baru RSGM (Rumah Sakit Gigi dan Mulut) FKG Universitas Baiturrahman.

MARI SUKSESKAN KEGIATAN BKGN 2014 DI FKG MOESTOPO PADA 3 HINGGA 5 NOVEMBER 2014

bkgn 12 sep 2014 padang

Wakil Mendikbud (kiri) menyaksikan kegiatan menyikat gigi bersama pada pembukaan BKGN 2014.  Foto:http://www.antarafoto.com/peristiwa/v1410507012/bulan-kesehatan-gigi-nasional

fkg-0

Filled Under: Uncategorized
13 September 2014

Kegiatan Dental Record (DECORD) bagi mahasiswa baru FKG Moestopo 2014 sukses berlangsung di Kampus FKG Moestopo pada 2 September 2014. Acara ini merupakan program kerja dari bidang 1 Senat Mahasiswa FKG Moestopo yang merupakan kegiatan pendataan kondisi gigi dan mulut mahasiswa/i baru FKG Moestopo dan data yang telah diambil ini sebagai rekam medik yang akan disimpan. Kegiatan ini pun diharapkan dapat membantu mahasiswa/i klinik profesi FKG Moestopo dalam mendapatkan pasien-pasien yang berasal dari mahasiswa baru untuk mencapai requirement mereka dalam putaran klinik yang sedang dilakukan.

Acara ini dihadiri oleh Dekan FKG Moestopo Dr. Paulus Januar, drg., MS dan ketua Senat Mahasiswa FKG Moestopo Rayhan Muhamad. Dekan FKG UPDM(B) mengemukakan bahwa early clinical eposure untuk mendapatkan pengalaman klinik sejak dini merupakan salah satu landasan pendidikan dokter gigi. Sebanyak 180  Mahasiswa Baru mengikuti rangkaian acara dengan tertib dan kooperatif. Selain mengundang Mahasiswa Baru, acara ini juga mengundang para kakak-kakak klinik yang sebelumnya sudah terdaftar oleh panitia sendiri. Mereka melakukan pemeriksaan gigi dan mulut kepada para mahasiswa baru. Dan para kakak-kakak klinik pun menyambut acara ini dengan positif.  

Pembagian sikat dan pasta gigi pun tidak luput dari rangkaian acara ini. Para mahasiswa baru mendapatkan sepaket sikat dan pasta gigi gratis dari Ciptadent. Hal tersebut membuat para mahasiswa baru senang dan antusiasme pun semakin bertambah. Bukan hanya pemeriksaan gigi dan mulut saja, namun acara ini juga menghadirkan hiburan seperti penampilan modern dance dari TRAIDANCE, tepuk tangan meriah pun memenuhi ruangan.

fkg-yn

Filled Under: Uncategorized
31 August 2014

mhs baru 2014 0828_083617

Wajah ceria penuh asa mewarnai mahasiswa baru yang di tahun 2014 ini memasuki FKG UPDM(B). Tahun ini 180 mahasiswa baru yang diterima FKG Moestopo, tutur ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru, Dr Bambang Winarso MSi.  Sebenarnya yang berminat jauh lebih banyak lagi, lebih dari 1000 yang mendaftar. Namun dalam rangka penjaminan mutu pendidikan, hanya 180 yang diterima sesuai dengan kapasitas berdasarkan sumber daya dan sarana yang tersedia.

Semarak upacara penerimaan tingkat universitas pada 28 agustus 2014 di gelanggang olahraga Senayan. Mahasiswa baru UPDM(B) dari fakultas kedokteran gigi berkumpul bersama dengan mahasiswa baru dari fakultas ekonomi, fisip, dan publisistik. Rektor UPDM(B), Prof Dr H Sunarto Msi, secara resmi menyambut para mahasiswa baru. Disampaikannya, para mahasiswa baru UPDM(B) masuk kuliah di tahun 2014 ketika baru saja diresmikan penggunaan 2 gedung baru yakni penambahan gedung kuliah bagi fakultas kedokteran gigi, serta diselesaikannya pembagunan laboratorium terpadu di swadarma. Kemudian baru saja daerah sekitar kampus UPDM(B) oleh gubernur DKI Jakarta, Djoko Widodo, telah ditetapkan sebagai Kawasan Universitas Prof DR  Moestopo (Beragama). Hal ini niscaya akan meningkatkan pendidikan yang dijalankan UPDM(B). Selanjutnya ditandaskannya, para mahasiswa baru merupakan kader-kader penerus perjuangan Bapak Prof DR Moestopo. Pernyataan dari Rektor UPDM(B) tersebut disambut dengan apalus meriah oleh para mahasiswa baru.

Pra pendidikan merupakan kegiatan selanjutnya bagi mahasiswa baru FKG UPM(B).  Pra pendidikan berlangsung di Kompleks Marinir Cilandak pada 29 hingga 31 agustus 2014. Pada pra pendidikan selain dilakukan pengenalan sivitas akademika, juga diselenggarakan pengemblengan agar siap menjalani peralihan dari pelajar menjadi mahasiswa. Pada pengantar program dikemukakan, sasaran yang ingin dicapai adalah setelah  kegiatan pra pendidikan para mahasiswa FKG UPDM(B) mempunyai karakter yang mandiri, dapat mengembangkan kreasi dan inovasi, serta memiliki rasa cinta tanah air yang tinggi, dan mental yang kuat dalam menghadapi perkembangan lingkungan yang semakin global. Pemberian materi dilakukan oleh pimpinan perguruan tinggi, alumni, dan mahasiswa senior, serta terutama dari instruktur yang berasal dari Korps Marinir.

Meski dirasakan cukup berat, namun dalam pemberian materi pra pendidikan terbangun suasana kebersamaan yang diselingi sorak meriah serta gemuruhnya nyanyian maupun pekikan yel-yel.  Selain ceramah, acara pra pendidikan diisi dengan permainan, pelatihan, serta kegiatan outbound seperti meluncur melalui tali, jalan mengatasi rintangan, penjelajahan malam, serta api unggun. Walau harus jungkir balik tapi tetap semangat pantang menyerah. Beberapa peserta yang karena kondisinya dianjurkan untuk tidak mengikuti kegiatan fisik, namun umumnya mereka begitu antusiasnya, hingga tetap berkeras hendak mengikuti.

Pada evaluasi, peserta menyatakan kegiatan yang telah berlangsung sangat bermanfaat untuk mempersiapkan diri menjadi mahasiswa. Selain untuk mengenal dan mengetahui mengenai dunia pendidikan tinggi, program pra pendidikan juga memberikan kemampuan bekerja sama, berdisiplin, kompak, mampu mengatasi permasalahan, dan menumbuhkan kreativitas. Sedang dari para instruktur menyatakan rasa puasnya akan pencapaian para mahasiswa baru, selian itu dicatat beberapa yang memiliki potensi kepribadian, daya inovasi, serta kemampuan kepemimpinan yang menonjol. Diharapkan dengan kualitas pengembangan diri  yang dibangun akan mendukung proses studi para mahasiswa baru, serta dapat meningkatkan almamater FKG UPDM(B) tercinta. Semoga asa yang telah terbina dapat diwujudkan.

mhs baru 2014 SAM_4172mhs baru 2014 0829_132146mhs baru 2014 mtf_Bbbtl_257

Fkg-0

Filled Under: Uncategorized
26 August 2014

gedung baru bintaro2

Serah terima bangunan baru di kampus FKG UPDM(B) berlangsung pada 25 agustus 2014. Penambahan fasilitas gedung baru berupa bangunan 6 lantai dengan luas bangunan 3900 m2 berlokasi di sebelah kampus FKG UPDM(B) yang sekarang ini digunakan. Direncanakan gedung baru akan digunakan untuk kegiatan perkuliahan dan praktikum pendidikan program akademik FKG UPDM(B).  Kemudian kampus lama berupa bangunan 6 lantai akan digunakan seluruhnya terutama untuk perluasan RSGM (Rumah Sakit Gigi  dan Mulut) sebagai pengembangan rumah sakit pendidikan bagi  program pendidikan profesi FKG UPDM(B).

Serah terima berlangsung dari Panitia Pembangunan kepada Yayasan UPDM, lalu diserahkan kepada Rektor UPDM(B), kemudian diserahkan pada Dekan FKG UPDM(B). Di samping bangunan baru fakultas kedokteran gigi, secara bersamaan juga dibangun laboratorium terpadu 4 lantai dengan bangunan seluas 1760 m2 di Swadarma Raya yang kini juga telah selesai pembangunannya, dan direncanakan akan digunakan bersama oleh fakultas-fakultas di lingkungan UPDM(B).

Menurut ketua Panitia Pembangunan, Drs Soenardi Dwidjosusastro MSi, pembangunan gedung baru tersebut dimulai pada awal 2013 lalu, dan untuk pembangunan fisik kedua gedung baru tersebut telah menghabiskan dana Rp 32,6 milyard. Pengeluaran masih akan bertambah lagi untuk kelengkapan isi gedung baru. Namun ditandaskannya, pembiayaan pembangunan sama sekali tidak dari hutang, sehingga tidak akan membebani keuangan periode mendatang.    

Dengan selesainya pembangunan gedung baru tersebut, dari pihak Yayasan Universitas Prof DR Moestopo, Ketua Pembina, drg H Hermanto J.M. MM, serta juga Ketua Pengurus, Ignatius Kusnanto S.Kom MM, pada sambutannya menyampaikan rasa syukurnya dan mengharapkan dapat mendorong peningkatan UPDM(B). Sedangkan Rektor UPDM(B), Prof Dr H Sunarto MSi, menyampaikan, dalam menghadapi pasar bebas dan Komunitas Masyarakat Asean 2015, UPDM(B) telah mengantisipasi, tidak hanya meningkatkan performa fisik bangunan dan kualitas perkuliahan, namun juga melakukan penguatan diri lewat kurikulum, tatakelola manajemen,  dan meningkatkan profesionalisme dosen. Sedangkan dekan FKG UPDM(B), Dr drg Paulus Januar MS, mengharapkan dengan bertambahnya sarana dapat meningkatkan upaya pendidikan yang dijalankan sebagai perwujudan karya nyata untuk meneruskan cita-cita perjuangan alm Prof DR Moestopo.  

BERITA TERKAIT:

Universitas Prof Dr Moestopo tambah dua gedung baru: http://possore.com/2014/08/25/universitas-prof-dr-moestopo-beragama-tambah-2-gedung-baru/

Universitas Prof DR Moestopo (Beragama) resmikan gedung Fakultas Kedokteran Gigi: http://www.progresifonline.com/2014/08/universitas-prof-dr-moestopo-beragama.html

Yayasan resmikan gedung baru FKG: http://mediapublica.co/2014/08/26/yayasan-resmikan-gedung-baru-fkg/

Universitas Moestopo bangun 2 gedung perkuliahan baru: http://news.bisnis.com/read/20140825/255/252380/universitas-moestopo-bangun-dua-gedung-perkuliahan-baru

Hadapi Persaingan AFTA 2015, Universitas Prof Dr Beragama Bangun Dua Gedung:  http://www.wartanusantara.com/2014/08/hadapi-persaingan-afta-2015-universitas.html

Gedung Baru Calon Dokter Gigi di UPDM: http://gayahidup.inilah.com/read/detail/2130526/gedung-baru-calon-dokter-gigi-di-updm

100_6094100_6097100_6096100_6100

Fkg-0

Filled Under: Uncategorized
23 August 2014

bls 21-22 agustus 2014 2 IMG-20140822-WA0025

Apa yang harus dilakukan ketika menghadapi pasien gawat darurat karena kecelakaan, bencana, atau pun bila terjadi peristiwa yang tidak dikehendaki? Pertanyaan tersebut tidak mudah untuk dijawab, namun mungkin saja terjadi. Dalam rangka mengatasinya, RSGM (Rumah Sakit Gigi dan Mulut) FKG UPDM(B) menyelenggarakan pelatihan BLS (Basic Life Support) atau disebut juga pelatihan penanggulangan gawat darurat medis. Pelatihan BLS berlangsung pada 21-22 agustus 2014 bertempat di kampus, dan kali ini merupakan angkatan ke tiga. Pelatihan diikuti oleh tenaga medis, paramedis, dan karyawan RSGM. Pelibatan seluruh staf RSGM karena dalam penanganan BLS membutuhkan kolaborasi dan pemahaman seluruh staf, tidak hanya oleh tenaga medis saja.

Pelatihan BSL merupakan perawatan yang dapat dilakukan terhadap pasien yang terancam hidupnya, hingga mendapatkan pelayanan medis sepenuhnya,  dan seyogyanya BLS dapat dilakukan oleh semua orang. Pada pelatihan kali ini materi yang disampaikan meliputi triage, BHD (bantuan hidup dasar), luka, perdarahan, fraktur, membalut, ekstrikasi dan evakulasi, peralatan emergensi, syok, dan keracunan. Pelatihan tidak hanya berupa paparan teori namun juga dilengkapi dengan praktik langsung.

Dengan mengenakan kaos ungu seragam BLS RSGM FKG UPDM(B), para peserta mengikuti pelatihan dengan serius namun ceria. Dalam rangka melakukan evaluasi pencapaian dilakukan prates pada awal pelatihan serta pascates pada akhir pelatihan. Pada akhir kegiatan, dalam kesan dan pesannya perserta menyatakan, berkat pelatihan ini banyak hal yang tadinya kurang dipahami mengenai penanganan pasien pada saat gawat darurat, kini menjadi jelas. Materi pelatihan ini akan sangat bermanfaat dalam menjalankan kegiatan pelayanan kesehatan yang dilakukan di RSGM serta juga di tengah masyarakat.

bls 2014 CAM00606bls 2014 CAM00603

fkg-o

Filled Under: Uncategorized
16 August 2014

iadr 2014_780x720

Pertemuan tahunan SEAADE – IADR SEA (South East Asia Association for Dental Education – International Association of Dental Research South East Asia) tahun ini berlangsung di Kuching – Sarawak Malaysia pada 11-14 agustus 2014. Kali ini tema pertemuan yang diangkat adalah “Revolutionising Education” & “Community Growth Through Research”. Pada kegiatan tersebut mewakili FKG Moestopo turut hadir dekan FKG Moestopo, Dr drg Paulus Januar.

Pertemuan SEAADE dihadiri lebih dari 40 dekan FKG dari Negara-negara di Asia Tenggara dan juga dari Jepang, Tiongkok, dan Taiwan. Pembahasan pada pertemuan SEAADE mencakup 3 program utama yaitu pengembangan kurikulum, menggalang kerjasama, serta standar pelayanan kedokteran gigi.

 Pengembangan kurikulum yang dibahas kelompok kerja SEAADE mencakup topik mengenai kedokteran gigi geriatrik, perawatan pasien dengan kebutuhan khusus, kedokteran gigi forensik, dan keselamatan pasien.  

Kegiatan kerja sama yang digalang terutama mencakup kerja sama antar institusi pendidikan kedokteran gigi,  pertukaran mahasiswa, kolaborasi riset, dan SEAADE Peer Visitation Program. Dengan kerjasama tersebut maka antar institusi pendidikan kedokteran gigi dapat saling berbagi best practice untuk semakin meningkatkan diri.

Sedangkan standar pelayanan kedokteran gigi dikembangkan terutama untuk menyongsong era keterbukaan globalisasi. Kegiatan yang dilakukan antara lain penelaahan mengenai mutual recoqnition agreement, dan mutual professional framework di bidang kedokteran gigi.

Pada kesempatan tersebut para narasumber menyampaikan paparan sebagai pembahasan mengenai tema pertemuan perihal perkembangan pesat dan mendasar pada pendidikan kedokteran gigi yang dianalogikan sebagai suatu revolusi. Para narasumber yang memberikan masukan meliputi Prof Dr Azni Zaini Said (Malaysia), Prof Dr Kim Ekstrand (Denmark), Prof Dr Damien Walmsley (Inggeris), Prof Dr Angus Walls (Inggeris),  dan Assoc. Prof Dr Aziah Alias  (Malaysia).

Dalam pembahasan dikemukakan mengenai pekembangan dari pengajaran tradisional yang berpusat pada pengajar (teacher centered) yang mengalami perubahan menjadi metode pendidikan modern dimana pengajar berperan sebagai fasilitator bagi mahasiswa dalam mencari informasi yang dipelajarinya.  Proses pembelajaran berlangsung secara baik manakala peserta didik sepenuhnya terlibat dan tidak hanya pasif mendengarkan saja. Dalam pendidikan yang kini dijalankan tidak hanya menghafal melainkan dikembangkan kemampuan pemecahan masalah berlandaskan pemikiran kritis dan keterkaitan antara konsepsi yang dipelajari dengan kehidupan nyata.  Namun dalam perkembangan tersebut hakikat pendidikan tetap berperan untuk membawakan perubahan bagi peserta didik.   

Perubahan yang pesat dan mendasar juga terjadi dengan dikembangkan apa yang disebut blended learning yaitu kombinasi antara pengajaran tradisional secara tatap muka yang digabung dengan metode pengajaran secara daring (online) dengan memanfaatkan berbagai sarana komunikasi spt smartphone, laptop computer, gadget, dan sebagainya. Pengembangan teknologi informasi pada kurikulum mengakibatkan kini pembelajaran dapat dilakukan di mana saja, kapan saja, siapa saja. Berkembang antara lain MOOCs (Massive Open Online Courses), dan bahkan para mahasiswa kedokteran gigi telah berinisiatif menyelenggarakan Virtual Congress of Dental Students yang kini telah berlangsung hingga ke 4 kalinya. Pada perubahan yang berlangsung kata kuncinya adalah innovation and good quality evidences.

Selanjutnya pada kegiatan IADR SEA berlangsung pertemuan ilmiah dalam bentuk ceramah utama, presentasi oral, dan presentasi poster. Selama kegiatan tersebut disampaikan sebanyak 294 presentasi penelitian yang mencakup berbagai bidang percabangan ilmu kedokteran gigi. Penelitian dilakukan oleh para pakar kedokteran gigi dan juga oleh mahasiswa, serta yang terbaik diberikan penghargaan. Di antara penelitian yang dipresentasikan terdapat pula yang berasal dari Indonesia. 

  BERIKUTNYA INDONESIA

Kegiatan berikutnya di tahun depan, pada 2015 pertemuan tahunan SEAADE – IADR SEA akan diselenggarakan di Indonesia. Menurut rencana akan diadakan di Bali pada 12 hingga 15 agustus 2015. Persiapan kini tengah dilakukan dan diharapkan akan dihadiri peserta bukan hanya dari asia tenggara namun juga dari negara-negara lain seperti Jepang, Taiwan, Tiongkok, Australia, bahkan dari Eropa dan Amerika diharapkan turut serta. Bagi para sejawat dari Indonesia, sebagai tuan rumah diharapkan untuk hadir meramaikannya, serta terutama mengirimkan hasil penelitiannya untuk dipresentasikan. Mari kita meriahkan dan sukseskan SEAADE – IADR SEA Annual Meeting 2015 mendatang di Bali. 

Informasi lebih lanjut mengenai SEAADE-IADR SEA 2015 dapat dilihat pada situs web: 

http://www.iadr-seaade2015.org/

fkg-o

iadrbali

 

Filled Under: Uncategorized
5 August 2014

rapat kerja sm 2014 1404535083874Setelah terlaksananya Pra Rapat Kerja silam, selanjutnya Rapat kerja pun dilaksanakan 11-12 Juli 2014 di Hotel Bukit Sawangan Golf and Resort. Rapat yang diselenggarakan selama dua hari satu malam ini pun mempunyai agenda-agenda penting, diantaranya adalah rapat khusus, rapat program kerja, rapat paripurna, dan terakhir rapat pembahasan isu. Acara ini dihadiri oleh Dr.Paulus Januar, drg. MS. selaku Dekan FKG Moestopo, drg, Diah Indriastuti selaku Wakil dekan III bidang kemahasiswaan, drg. Retno Damayanti, M.Kes selaku Kasubag Kemahasiswaan, dan dr. Winarti, MM. Acara yang diketuai oleh Mahindra Mahayoda dari angkatan 2012 ini berlangsung tertib dan kondusif.

“Kegiatan ini adalah sangat bermanfaat yaitu sebagai sarana latihan berdiskusi dan membuat sebuah perencanaan dengan baik, melobbi suatu keputusan, dan merupakan sekup kecil dari sebuah dunia kerja yang nantinya akan kita hadapai. Sebagai lembaga yang menjalankan aspirasi mahasiswa, kegiatan ini diharapkan memberikan titik temu yang baik untuk satu tahun kedepan dimana semua program kerja yang akan dijalankan oleh senat mahasiswa akan berguna bagi mahasiswa.”Ujar Ketua senat FKG Moestopo Rayhan Muhammad.

Sesi demi sesi kegiatan tidak mengurangi semangat para peserta yang terdiri dari pengurus senat mahasiswa dan BPM ini untuk terus berpuasa, karena acara ini dilaksanakan bertepatan dengan bulan puasa. Perdebatan yang sangat lama pun terus terjadi demi menghasilkan sebuah keputusan program-program kerja yang terbaik untuk dijalankan selama satu tahun kedepan oleh kepengurusan senat 2014-2015 ini.  Perdebatan yang cukup panas namun tetap kondusif.

Dekan pun turut bangga dengan para peserta rapat kerja ini, karena menurut beliau acara seperti ini adalah ajang untuk melatih kualitas kepemimpinan, mempraktekan semua ilmu yang sudah didapat dalam latihan-latihan kepemimpinan yang sudah dilaksanakan seperti diklat, menyusun perencanaan selama satu tahun kedepan, dan menghasilkan rancangan kerja yang berkualitas dan bermanfaat untuk mahasiswa.

Sharing alumni pun tidak luput dalam kegiatan rapat kerja ini. Hal ini dimaksud untuk mendapat masukan bukan hanya dari dosen-dosen namun juga dari para alumni FKG Moestopo. Isu-isu intenal fakultas maupun eksternal fakultas pun diadakan pada saat itu. Isu-isu yang dibahas pun meliputi sistem perkuliahan modul yang masih acak-acakan dan beberapa isu eksternal lainnya. Pembahasan isu ditanggapi oleh para petinggi-petinggi fakultas. Mereka sangat meresponsnya degan baik.

fkg-yn

Filled Under: Uncategorized
5 August 2014

Bulan ramadhan sudah datang, umat muslim di penjuru dunia bersuka cita dengan datangnya bulan penuh berkah ini. Kampus FKG Moestopo pun tidak luput memeriahkan ramadhan 1435 H ini dengan kegiatan GEMA RAMADHAN 1435 H. Ramadhan sendiri adalah bulan kesembilan dalam penanggalan Hijriyah (sistem penanggalan agama Islam). Sepanjang bulan ini pemeluk agama Islam melakukan serangkaian aktivitas keagamaan termasuk di dalamnya berpuasa, salat tarawih, peringatan turunnya Alquran, mencari malam Laylatul Qadar, memperbanyak membaca Alquran dan kemudian mengakhirinya dengan membayar zakat fitrah dan rangkaian perayaan Idul Fitri. Kekhususan bulan Ramadan ini bagi pemeluk agama Islam tergambar pada Alquran pada surat Al – Baqarah ayat 185 yang artinya:

bulan Ramadan, bulan yang di dalamnya diturunkan Alquran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda. Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir di bulan itu, maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu…

 Tanggal 29 juni 2014 pun menjadi awal mulainya umat islam berpuasa. Di indonesia penetuan awal ramadhan adalah melalui sidang isbat yang dilakukan oleh kementrian agama. Ibadah di bulan ramdahan kurang lengkap rasanya jika idak menyantuni anak yatim piatu. Sabtu, 5 Juli 2014 FKG Moestopo mengadakan buka bersama anak yatim piatu, sekitar 150 anak yatim piatu didatangkan ke kampus yang mencetak lulusan dokter gigi ini. Rasulullah SAW, dalam sebuah hadits shahihnya, bersabda:

“Barang siapa yang mengikutsertakan seorang anak yatim di antara dua orang tua yang muslim, dalam makan dan minumnya, sehingga mencukupinya maka ia pasti masuk surga.” [HR. Abu Ya'la dan Thabrani, Shahih At Targhib, Al-Albaniy: 2543].

Acara buka puasa tersebut dihadiri oleh wakil dekan III bidang kemahasiswaan FKG Moestopo, drg. Diah Indriastuti, Sp.RKG(K) dan drg. Retno Damayanti, M.Kes selaku Kasubag Kemahasiswaan, ketua senat Rayhan Muhammad, dan masih banyak lagi.  “Jangan berkecil hati dengan kondisi yang sekarang, karena Tuhan itu baik, ia tahu yang terbaik untuk hambanya di dunia ini. Sekarang memang kalian seperti ini, namun sutu saat kalian akan menjadi orang yang besar dan tuhan meninggikan derajat kalian.” Ujar wakil dekan III dalam sambutannya menghibur anak yatim piatu yang hadir.

Tausiah oleh Ust. Drs. H. Mohammad Noor pun menghibur para hadirin yang datang sambil menunggu buka puasa. Para anak-anak yang datang pun tertawa dengan meriahnya disaat beliau membawakan sebuah nyanyian dan lawakan di sela- sela tausyah nya. Tidak hanya tausyah, penyuluhan kesehatan gigi pun dilakukan oleh senior-senior klinik yang sedang menempuh putaran klinik DPH (Dental Public Health). Mereka memberikan suatu film kartun yang berisi cara menjaga kebersihan dan kesehatan tubuh disaat puasa. Film kartun pun dipilih mereka karena objek nya adalah anak-anak, hal tersebut supaya anaka-anak tersebut bisa memahaminya dengan baik.

Tawa dan canda mereka pun mengakhiri rangakaian acara yang ditutup dengan pemberian kenang-kenangan kepada kepala panti dan santunan kepada anak-anak yang hadir. Suasana kekeluargaan menyelimuti rangkaian acara tersebut. Tidak hanya berbuka puasa bersama, namun panitia pun mengadakan SAHUR ON PANTI yang masih merupakan rangkaian acara Gema Ramadhan 1435 H.

Sungguh sangat beruntung, jika Ramadhan dipenuhi dengan aktivitas sosial guna menyayangi mereka dan mengajaknya bergembira di bulan penuh mulia ini. Bukan hanya di bulan ramadhan namun juga di bulan-bulan lain. Karena sejatinya harta dengan berbagai aksesorisnya adalah milik Allah SWT yang dititipkan sementara kepada kita, tidak akan pernah kekal, bahkan bisa jadi akan habis dan lenyap sama sekali. Harta yang bersih akan mendatangkan ketenangan, keberkahan dalam hidup sekaligus menjadi penolak bala dan penyakit. Namun sebaliknya, harta yang kotor, yang hanya ditumpuk karena takut berkurang atau hilang, yang dibelanjakan hanya untuk diri dan keluarganya, yang dipertontonkan kepada orang – hanya untuk mendapatkan pujian, acapkali menjadi “sandungan” dan mengundang fitnah dalam hidup.  Oleh karena seorang hamba akan mencapai hakikat kebaikan dengan sedekah sebagaimana disebutkan dalam firman Allah Subhanahu wa Ta’ala:

Kamu sekali-kali tidak sampai kepada kebajikan (yang sempurna), sebelum kamu menafkahkan sebahagian harta yang kamu cintai. Dan apa saja yang kamu nafkahkan Maka Sesungguhnya Allah mengetahuinya.” [Ali Imran: 92]

Senyum mereka adalah hak mereka, dan membuat mereka tersenyum adalah kewajiban kita. Selamat menunaikan ibadah puasa, mari menyongsong hati yang suci. 

ramadhan 2014 0705_163347

fkg-yn

Filled Under: Uncategorized
9 April 2014

DIKLAT 2014 SENAT MAHASISWA

Pekik “SAYA PEMIMPIN, SAYA AKTIVIS” berkumandang selama berlangsungnya Diklat V FKG Moestopo. Diklat merupakan kegiatan pendidikan dan pelatihan kepemimpinan yang diadakan Senat Mahasiswa FKG Moestopo. Penyelenggaraan Diklat bertujuan untuk kaderisasi penerus organisasi kemahasiswaan. Diklat V diadakan pada 4-6 april 2014 di Badiklat Yayasan Dharmais, Bogor.

Pemukulan gong oleh dekan FKG moestopo Dr.Paulus Januar,drg., MS menandai pembukaan diklat V. Acara dihadiri pula Wadek III FKG Moestopo, Diah Indriastuti,drg., Sp.RKG(K), serta beberapa dosen lain. “Pendidikan dan pelatihan ini berguna sekali untuk menjadi pemimpin dan organisatoris. Dapat menjadi bekal bukan hanya di dalam masa mahasiswa namun juga dapat menjadi bekal pada saat kelak setelah menjadi dokter gigi.” Ujar dekan FKG Moestopo dalam sambutannya dan tidak lupa beliau meneriakan kata-kata “HIDUP FKG MOESTOPO” dalam akhir sambutannya.

Diklat V bertema “penanaman wawasan organisasi dalam kaderisasi”, dengan panitia yang diketuai Getmi Nurmanela,SKG. Menurut ketua panitia, diklat kali ini dengan peserta terbanyak dibanding tahun-tahun sebelumnya, yaitu 80 orang peserta. Hal ini menunjukkan antusiasme para mahasiswa untuk mengikutinya. 

Acara yang diadakan selama 3 hari ini memberikan materi-materi yang berhubungan dengan keorganisasian oleh para narasumber yang sudah berpengalaman di bidangnya dan merupakan alumni dari FKG Moestopo sendiri. Banyak materi yang diberikan dalam diklat V ini, di antaranya tata cara sidang, penanaman wawasan sebagai aktivis, birokrasi dan organisasi di lingkungan kampus, menyusun program kerja, dialog dengan senat mahasiswa, dinamika kampus, goal setting, dan motivasi organisasi.

Salah satu materi yang banyak mendapat sambutan hangat adalah tata cara sidang. Dalam organisasi tata persidangan sangat penting untuk pengambilan keputusan. Tata cara pemukulan palu oleh pemimpin sidang, tata cara mengajukan interupsi, tata cara voting, dan masih banyak hal lain yang diajarkan dalam materi ini. Materi-materi yang diberikan bukan hanya teori saja,  namun juga diimplementasikan dalam praktik, hingga peserta lebih mudah memahami. Semua peserta aktif dalam materi-materi yang diberikan mulai dari bertanya sampai memberikan masukan-masukan tetang masalah atau kasus yang diberikan.

Kegiatan out bound juga diselenggarakan dalam diklat V. Permainan yang diberikan untuk melatih kerjasama, kreativitas, kedisiplinan, kegigihan, dan komunikasi antar peserta. Lelah, kotor, dan terik matahari pun tidak menjadi masalah bagi para peserta demi memenangkan permainan-demi permainan. Kekompakan antar peserta terlihat dalam out bound ini.

Semua rangkaian acara dan materi yang diberikan dalam diklat V ini bukan hanya berakhir setelah acara ini selesai, namun diharapkan makna yang terkandung dalam pelatihan ini dapat diaplikasikan dalam organisasi di senat maupun BPM, dan juga dalam kehidupan sehari-hari. Tekad untuk menjadi pemimpin dan aktivis akan terus menggelora di dalam diri setiap peserta diklat V.

 (fkg-yn)

 

Filled Under: Uncategorized
25 March 2014

IMG_6756

 Sabtu 15 Maret 2014, Seminar MDS-Pro 2014 yang bertema Green Dentistry secara resmi dibuka oleh Dekan FKG moestopo, Dr.Paulus Januar, drg, MS. Acara seminar yang merupakan rangkaian kegiatan Moestopo Annual Festival (MAF) dan dilaksanakan di Pusat Perfilman H.Usmar Ismail Jakarta Selatan ini dipadati oleh peserta yang datang mulai dari mahasiswa kedokteran gigi yang masih preklinik, klinik, dan juga banyak dokter gigi yang berpartisipasi. Mereka sangat antusias untuk mengikuti rangkaian sesi demi sesi dari acara seminar tersebut dan bahkan rela datang lebih pagi dari jadwal yang sebenarnya.

Pembukaan dimeriahkan tari tradisional Traidance dari FKG Moestopo dan dipandu oleh pembawa acara Rizky Maulidy dan Ruthy Y Susanto, yang merupakan mahasiswa FKG Moestopo angkatan 2008 dan 2010. Tidak lupa juga kehadiran dari ketua senat, BPM, dan  Wadek III FKG Moestopo bidang kemahasiswaan. Dalam sambutannya, Ketua Senat FKG moestopo I Dewa Pandhu mengatakan,” MAF 2014 ini merupakan acara inovasi baru oleh kepengurusan senat periode 2013-2014 yang merupakan penggabungan dari acara olahraga, ilmiah, dan kesenian yang dalam periode tahun-tahun sebelumnya merupakan acara yang terpisah. Sehingga saya pun salut dan berterima kasih oleh para panitia yang bisa melaksanakan acara ini dengan cukup sukses.”

Green Dentisry merupakan suatu pendekatan dalam mana praktik kedokteran gigi harus perlu mendukung pelestarian alam,  melalui upaya-upaya seperti tidak menghambur-hamburkan sumber daya, serta menggunakan bahan-bahan yang mudah larut dalam lingkungan. Sudah ada pembuatan sendok cetak yang terbuat dari bahan alamiah yang setelah dipakai tidak menimbulkan polusi pada alam seperti sendok cetak yang terbuat dari plastik  atau logam. Dalam lomba karya ilmiah pun sudah dijalankan tema green dentisry ini, dimana ada beberapa karya yang menggunakan bahan herbal tanah air indonesia dalam karya ilmiahnya. Pada intinya, penting memperhatikan pelestarian alam dalam praktek kedokteran gigi, bukan hanya mengeksploitasi alam. Dengan diselenggarakan seminat ilmiah oleh para mahasiswa menunjukkan sejak masa mahasiswa sudah memberikan sumbangsih untuk kemajuan profesi kedokteran gigi.” Ujar dekan FKG Moestopo dalam sambutannya.

TERNYATA TAKUT SAMA DOKTER GIGI

Berbagai macam pembicara hadir dalam seminar ilmiah yang terdiri dari 6 sesi seminar ini yang terdiri dari berbagai macam latar belakang mulai dari materi konservasi, kedokteran gigi anak, periodontia, orthodontia, dan bedah mulut. Sesi seminar terakhir yang dibawakan oleh pembicara tamu Dra. Tika Bisono, M.Psi. T,Psi ini sangat dinantikan oleh para peserta yang hadir. Kemahiran beliau dalam bidang psikologis dan ketenarannya di televisi pun mengundang rasa penasaran peserta dalam membawakan materi seminar “ Pendekatan Psikologis untuk Mencegah Ketakutan pada Dokter Gigi”. Waktu 1,5 jam pun rasanya tidak cukup untuk membahas materi tersebut. Pengalaman beliau pergi ke dokter gigi pun menambah cerita dalam penyampaian seminar di sesi terakhir tersebut. “Saya sebenarnya sangat takut juga untuk pergi ke dokter gigi, apalagi saya pernah mengalami tragedi yang membuat condilus sendi temporo mandibular saya bepindah tempat dan harus dilakukan splinting yang sangat sakit sekali, dan membuat gigi saya harus dibehel seperti sekarang ini untuk mengembalikan fungsi rahang saya.” Ujar Tika Bisono.

Para peserta pun tidak hanya mendapatkan pengetahuan kedokteran gigi dalam seminar ilmiah ini, namun bebagai macam doorprize pun dibagikan dalam kesempatan itu. Ipad mini pun menjadi doorprize yang dinantikan para peserta seminar. Berbagai anjungan pameran alat kedokteran gigi pun turut berpartisipasi dalam seminar kedokteran gigi ini.

Berikut ini daftar pembicara dan materi yang diberikan dalam seminar:

NAMA PEMBICARA

MATERI

Dr.Sari Dewiyani, drg., Sp.KG

Perawatan Endodonti pada Gigi dengan Periodontitis Apikal

Witriana Latifa, drg.,Sp.KGA

Apakah Autism Spectrum Disorder dan Bagaimana Penanganannya di Klinik Gigi

Yulia Rahma, drg., Sp.Perio

Metode Praktis Perawatan Gingivitis

Priscilla Priska Sianita,drg.,M.Kes, Sp.Ort

Ekspansi dalam Perawatan Orthodoonti

Syafruddin Hak, drg., Sp.BM(K)

Peningkatanan Mutu dan Keselamatan Pasien dalam bidang Kedokteran Gigi

Dra. Tika Bisono, M.Psi., T.Psi

Pendekatan Psikologis untuk Mencegah Ketakutan pada Dokter Gigi

Fkg-yn

Filled Under: Uncategorized