HEADLINE
November 28th, 2014

IMG_3785IMG_3793

Pengabdian masyarakat diselenggarakan FKG Moestopo pada 24-26 november 2014 di Kepulauan Seribu. Kegiatan pengabdian masyarakat diselenggarakan dalam bentuk pelayanan kesehatan gigi dan kesehatan umum bagi masyarakat. Terjun dalam kegiatan ini tim FKG Moestopo sebanyak 56 orang yang terdiri dari staf pengajar dan mahasiswa.   

Kepulauan Seribu sebenarnya merupakan bagian dari DKI Jakarta, namun keadaannya tidaklah sama dengan wilayah ibukota lainnya. Kalau wilayah ibukota lainnya terletak di daratan, Kepulauan Seribu terdiri atas kepulauan. Seluruhnya terdapat 110 buah pulau yang tercakup dalam Kepulauan Seribu. Dari sekian banyak pulau tersebut 12 diantaranya dihuni penduduk yaitu P. Pramuka, P. Panggang, P. Kelapa, P. Kelapa Dua, P. Harapan , P. Tidung, P. Besar, P. Payung Besar, P. Pari, P. Untung Jawa, P. Lancong Besar dan P. Sebira. Jumlah penduduk kepulauan seribu sekitar 23.000 orang.

Kalau di wilayah DKI Jakarta lainnya di setiap pelosok terdapat klinik, klinik gigi, maupun praktik dokter dan dokter gigi. Namun di Kepulauan seribu tidaklah demikian halnya, bila kita berkeliling tidak akan dijumpai klinik umum ataupun klinik gigi maupun praktik dokter dan dokter gigi. Fasilitas kesehatan yang terdapat di sana adalah sebuah RSUD milik Pemerintah Daerah dan 8 puskesmas. Klinik swasta maupun praktik pribadi dokter tidak ada. Dengan terbatasnya sarana pelayanan kesehatan di Kepulauan Seribu, maka beberapa mahasiswa FKG UPDM(B) merasa terdorong dan berinisiatif menyelenggarakan bakti sosial pelayanan kesehatan di sana.

SIAP MENJADI TEMPAT KEGIATAN

Pembukaan kegiatan pengabdian masyarakat dilakukan oleh Bupati Kebupaten Administratif Kepulauan Seribu, Dr Asep Syarifuddin yang diwakili oleh Kabag Kesmas. Dikemukakannya anjuran bagi masyarakat untuk mengikuti kegiatan bakti sosial. Sedangkan Kepala Suku Dinas Kesehatan Kabupaten Administratif Kepulauan Seribu, drg Nyoman Suartanu, menyatakan menyambut baik kegiatan bakti sosial yang diselenggarakan Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof DR Moestopo (Beragama). Uluran bantuan pelayanan kesehatan gigi dan umum masih dibutuhkan di Kepulauan Seribu. Disampaikan pula harapan agar kegiatan ini dapat dilanjutkan dengan program berikutnya di masa mendatang. Ditandaskannya, Kepulauan Seribu siap menjadi tempat kegiatan bagi FKG Moestopo.  

PELAYANAN KESEHATAN

Kegiatan bakti sosial dijalankan dalam bentuk pelayanan kesehatan gigi dan umum bagi masyarakat yang membutuhkan. Pada 24 november 2014 kegiatan dilakukan di P. Pramuka yang merupakan pulau tempat ibukota Kepulauan Seribu. Kemudian pada 25 dan 26 november 2014 dilaksanakan di P. Panggang yang merupakan pulau dengan penduduk terbanyak dan terpadat.

Pelayanan kesehatan gigi yang dijalankan meliputi penyuluhan, asesmen risiko karies, pemeriksaan dan perawatan penyakit gigi, pengobatan, serta rujukan. Selama tiga hari masyarakat berbondong-bondong berdatangan untuk mendapatkan pelayanan kesehatan. Menurut ketua panitia, Arif Munawar SKG, sangat besar minat masyarakat untuk mengikuti kegiatan bakti sosial FKG Moestopo ini.

Sekretaris panitia, Dinar Secioria SKG, menuturkan pada hari pertama pasien pelayanan kesehatan gigi sebanyak 606 orang, dan pelayanan kesehatan umum 166 orang. Hari kedua meningkat, yakni pasien pelayanan kesehatan gigi 647 orang, dan pelayanan kesehatan umum 317 orang. Pada hari terakhir, pasien pelayanan kesehatan gigi 118 orang dan pelayanan kesehatan umum 219 orang. Selama tiga hari total dilayani 1371 pasien gigi dan 702 pasien umum, dengan total yang dilayani sebanyak 2073 orang. Sungguh sangat melelahkan, namun dirasakan kebahagiaan karena dapat menolong masyarakat yang membutuhkan pelayanan kesehatan.

Kegiatan bakti sosial FKG UPDM(B) di Kepulauan Seribu dapat terlaksana berkat bantuan berbagai pihak. RM Norman Tri Kusumo SKG yang menjadi seksi humas panitia menyampaikan ungkapan terima kasih kepada semua pihak yang membantu terutama pada Pemda Kepulauan Seribu beserta Sudinkesnya, Kementerian Kesehatan, serta para sponsor yaitu Unilever dengan produknya Pepsodent, Antangin, dan Getfolks. Juga kepada RSUD dan Puskesmas setempat yang telah membantu serta menerjunkan tenaga dokternya untuk membantu pelayanan kesehatan umum.  

 Berita terkait:

 

WARGA PULAU PRAMUKA SAMBUT BAIK PENGOBATAN GRATIS:  http://beritapulauseribu.com/berita-warga-pulau-pramuka-sambut-baik-pengobatan-gratis.html

 

 IMG_3763

fkg-0

Filled Under: Uncategorized
28 November 2014

masticate 20141122_105950

Masticate atau Moestopo Advanced Simulation and Training in Cases of Accident and Emergency merupakan kegiatan bagi mahasiswa FKG Moestopo agar mereka mengetahui tindakan-tindakan medis darurat jika terjadi kecelakaan. Acara semacam ini merupakan yang  pertama kalinya diadakan oleh bidang 1 senat mahasiswa FKG Moestopo. Pelatihan ini digagas oleh kepengurusan senat tahun ini dan merupakan ide dari ketua senat Rayhan Muhammad.

Pada Fakultas Kedokteran Gigi lain sudah ada yang mempunyai Tim Darurat Medis, sedangkan di FKG Moestopo tidak ada bahkan belum ada acara pelatihan mengenai hal ini. Kenyataan inilah yang melatarbelakangi senat mahasiswa FKG UPDM(B) mengadakan kegiatan Masticate,  di samping juga memang perlu untuk para mahaiswa. 

Acara yang diadakan di lantai 5 gedung lama ini mengundang para pemateri yang berasal dari PMI (Palang Merah Indonesia) cabang Jakarta Selatan. Simulasi-simulasi pun diberikan dengan membagi peserta menjadi empat kelompok kecil dan para peserta dalam kelompok bergantian mendapat materi dari masing-masing pos. Ada empat pos simulasi yang tersedia, yaitu pos 1 simulasi korban patah tulang, pos 2 simulasi korban perdarahan, pos 3 simulasi BHD (Bantuan Hidup Dasar) seperti CPR, dan pos keempat simulasi cara mengevakuasi korban. Simulasi-simulasi tersebut memberikan peluang kepada peserta untuk mempraktekan langsung teori-teori yang telah diberikan.

Selain simulasi diberikan juga materi-materi seputar kegawatdaruratan medis dan sharing pengalaman yang diberikan oleh bapak Andi Iwan Prasetya MN, selaku kepala Subsie. Relawan dan Diklat PMI Jakarta Selatan. Acara yang diadakan hari sabtu, 22 november 2014 ini dihadiri lebih dari 100 orang peserta, mereka sangat antusias dengan acara ini walaupun harus membayar Rp.50.000 dan rela untuk datang ke kampus walaupun di hari libur. 

“Acara semacam ini sudah dilakukan 3 kali oleh FKG Moestopo tapi untuk para staff RSGM, untuk para mahasiswa sendiri belum pernah diadakan. Dan saya sangat mengapresiasi acara ini karena inisiatif dari senat mahasiswa untuk mengadakan acara kegawatdaruratan medik dasar untuk para mahasiswa yang sangat berguna. Apalagi pada bulan September 2015 mendatang akan diadakan ‘Skill Lab’ sehingga kegiatan Masticate  semacam ini sangat mendukung untuk para mahasiswa yang akan memasuki klinik.” Ujar dekan FKG Moestopo, Dr.Paulus Januar drg MS, dalam sambutannya.

Walaupun sebagai dokter gigi mungkin tidak mempelajari hal semacam ini dalam  perkuliahan, namun hal ini sangat penting untuk diketahui karena kita adalah tenaga medis yang harus siap sedia jika ada hal semacam ini terjadi dan yang paling penting tahu cara penanganannya. Tidak mustahil kegiatan kemanusiaan kita dapat menolong banyak nyawa.

Fkg-yn

Filled Under: Uncategorized
8 November 2014

seminar perio nov 2014 moestopo P_20141106_084547_PN

Sekitar 60% penduduk dunia memerlukan perawatan periodontal dan di antaranya 11,2% menderita penyakit periodontal yang parah. Hasil penelitian Kassebaum dkk. (2014) tersebut disampaikan Dr Gilles Gagnot dalam ceramahnya di gedung baru FKG UPDM(B) pada 6 november 2014. Pada kesempatan tersebut Dr Gilles Gagnot dari Rennes University-Perancis menyampaikan ceramah dan pelatihan bertajuk: Ultrasonic Periodonal Debridement The State Of The Art of Perio and Implant Treatment.

Pembicara mengemukakan, penyakit periodontal yang banyak diderita masyarakat ternyata sekitar 80% dapat disembuhkan tanpa operasi. Ultrasonic periodontal debridement merupakan metode perawatan mutahir yang banyak digunakan untuk menyembuhkan penyakit periodontal. Ultrasonic periodontal debridement merupakan prosedur non-operasi dengan menggunakan peralatan ultrasonik. Pada ultrasonic periodontal debridement dilakukan disorganisasi terhadap biofilm serta produk-produk ikutannya. Dikemukakannya, dengan kemajuan ilmu dan teknologi, kini telah dikembangkan alat khusus yang dapat digunakan untuk melakukan ultrasonic periodontal debridement yang selain itu sekaligus juga dapat digunakan untuk perawatan lainnya seperti konservasi gigi dan perawatan pedodontia.

Selanjutnya Dr Gilles Gagnot menuturkan, perawatan ultrasonic periodontal debridement lebih baik dari perawatan dengan melakukan root planning. Pada perawatan root planning dilakukan pembuangan jaringan sementum yang lunak (softened cementum) yang terdapat pada akar gigi. Sedangkan pada ultrasonic periodontal debridement hanya dilakukan pembersihan terhadap bakteri dan produk-produknya pada biofilm yang terbentuk di permukaan cementum, dan jaringan cementum dapat tetap dipertahankan.

Dibandingan dengan root planning, maka pada prosedur ultrasonic periodontal debridement dilakukan intervensi yang lebih minimal, sehingga destruksi jaringan lebih kecil, pasien lebih nyaman serta penyembuhan yang lebih cepat. Hal ini dicapai karena pada ultrasonic periodontal debridement pelepasan deposit dilakukan tanpa tekanan melainkan hanya dilakukan vibrasi dan hasilnya lebih maksimal karena dibarengi dengan irigasi bahan desinfektans. Disamping itu proses pengerjaannya lebih cepat dan dari segi biaya akan lebih ekonomis.  Dengan demikian penggunaan metode ultrasonic periodontal debridement akan membuat perawatan periodontal yang kita lakukan akan lebih mudah.

Pada kesempatan tersebut pembicara juga mempresentasikan kasus-kasus penyakit periodontal yang dirawat dengan ultrasonic periodontal debridement.  Dari pemaparan laporan kasus menunjukkan perawatan tersebut dapat menangani baik kasus penyakit periodontal yang ringan hingga yang cukup parah.

Seminar yang diselenggarakan oleh Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama) bekerja sama dengan P.T. Dentino diikuti lebih dari 200 peserta dan beberapa di antaranya sejawat yang berasal dari luar Jakarta, bahkan ada yang dari luar jawa. Setelah seminar dilakukan pelatihan (hands on) mengenai ultrasonic periodontal debridement yang diikuti oleh 34 peserta.

Menurut ketua panitia, drg Sandy Pamadya, seminar dan pelatihan ini merupakan kegiatan yang akan diselenggarakan secara rutin oleh FKG UPDM(B) untuk pengembangan profesi bagi para dokter gigi. Diungkapkannya, ternyata animo dari para dokter gigi cukup besar hingga panitia sampai kewalahan. Sebenarnya masih lebih banyak lagi yang berminat turut serta namun terpaksa ditolak karena keterbatasan tempat.

fkg-0
dentino nov 2014)

hands on perio nov 2014 moestopo

 

Filled Under: Uncategorized
8 November 2014

jisfo 2014

Pada JISFO lembaga dakwah fakultas atau rohis dari ketiga fakultas kedokteran gigi di Jakarta mengadakan kegiatan. Rangkaian acara JISFO 2014 ini antara lain bakti sosial, lomba karya tulis ilmiah, dan acara puncaknya yaitu seminar dan hands on courses kedokteran gigi yang dilakukan 8-9 November 2014.

Pada 6 November 2014 dilaksanakan final lomba karya tulis ilmiah mahasiswa, yang terdiri dari Research Competition dan Literature Review. Acara final dilaksanakan di gedung FKG UI salemba dan dihadiri oleh wakil dekanat UI yaitu Dr.drg.Sri Leliati SU,Sp.Perio(K) dan perwakilan dari ketua SKI Izatul Islam FKG Moestopo Agung Maulana, ketua BPI UI Taufik Hamzah, dan Ketua SKI Al Hajj FKG Trisakti Ari Satria.

Juri dari perlombaan ini terdiri dari drg Retno Damayanti M.Kes dan drg Putri Oktanauli M.Si yang berasal dari FKG Moestopo, Dr drg Lisa Amir dan drg Peter Andreas M.Kes yang berasal dari FKG UI, serta drg Tri Putringa Agustin Sp.KGA dan drg Enny Marwati M.Kes yang berasal dari FKG Trisakti.  Para juri merupakan orang-orang yang ahli dalam bidangnya dan sangat aktif dalam memberikan pertanyaan kepada para peserta ketika presentasi.

Sistem perlombaan dalam final ini adalah mengambil nomor undian untuk giliran presentasi, lalu mempresentasikan karya ilmiahnya di hadapan dewan juri, setelah itu para dewan juri pun mengajukan pertanyaan. Para peserta lomba mahasiswa FKG yang berasal dari seluruh Indonesia, dan hanya beberapa yang berhasil masuk final. Peserta literature review yang memasuki tahap final berasal dari Unej, UI, dan Unair. Sedangkan untuk Research Competition adalah Unsoed, Unej, dan UI.

Setelah tahap demi tahap dilewati, terpilihlah para juara yang merupakan hasil mutlak dari para dewan juri. Untuk Literature Review dan Research Competition kedua-duanya dimenangkan oleh Universitas Jember. Pemenang Literature Review mendapat hadiah 1 juta rupiah dan untuk Research Competition mendapat hadiah 1,5 juta rupiah. Selamat untuk para pemenang, dan teruslah menulis karya-karya terbaik di bidang kedokteran gigi. 

fkg-yn

Filled Under: Uncategorized
5 November 2014

DSC_7605 dua anakDSC_7571 bur gigi 2

Setelah diresmikan oleh Wakil Mendikbud Prof Dr Ir Musliar Kasim pada 12 september 2014, kini BKGN (Bulan Kesehatan Gigi Nasional) berlangsung di Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama) pada 3 hingga 5 november 2014. BKGN yang pada tahun 2014 ini telah terlaksana untuk kelima kalinya diselenggarakan atas kerjasama AFDOKGI (Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia), PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia), dan PT Unilever Indonesia.

Pada pengabdian masyarakat bakti sosial BKGN diselenggarakan pelayanan kesehatan gigi gratis pada masyarakat yang  meliputi pendidikan kesehatan gigi dan pemeriksaan gigi serta perawatan berupa penambalan gigi, pencabutan gigi sulung maupun gigi tetap, pembersihan karang gigi, perawatan pencegahan gigi berlubang dengan aplikasi fluoride atau fissure sealant, serta rujukan

100_6218 dhe sikat gigi ekspresi

Menurut staf IKGM yang melakukan pendataan, selama 3 hari pelaksanaan bakti sosial diikuti oleh   1.121 orang yang berkunjung dengan rincian hari pertama 436 orang, hari kedua 385 orang, serta hari ketiga 300 orang yang mendapatkan pendidikan kesehatan gigi, maupun pemeriksaan dan perawatan gigi. Para peserta berasal dari masyarakat umum, siswa sekolah dasar maupun menengah, serta juga dari masyarakat dampingan di sekitar kampus FKG UPDM(B). Sebagai tenaga pelaksana diterjunkan total 76 dokter gigi staf pengajar FKG UPDM(B) yang didukung 288 mahasiswa.  Secara bahu membahu para dosen dan mahasiswa berkiprah tanpa mengenal lelah untuk suksesnya pengabdian masyarakat BKGN 2014.

IMG_3032 mejeng

Menurut keterangan Ketua Panitia, drg Susi R Puspitadewi Sp.Pros, bakti sosial yang diselenggarakan selain untuk menyembuhkan penyakit gigi yang dialami masyarakat, sebenarnya lebih ditujukan pada aspek promosi kesehatan gigi dan pencegahan penyakit gigi. Pada kegiatan yang dijalankan, pendidikan kesehatan gigi, anjuran dan bimbingan menyikat gigi secara benar dan teratur merupakan kegiatan penting yang dijalankan.

Ditambahkan oleh dekan FKG UPDM(B), Dr drg Paulus Januar,  kurangnya prioritas di bidang kesehatan gigi menyebabkan banyak kasus penyakit gigi yang dijumpai sudah dalam tingkat lanjut hingga perlu penanganan yang kompleks dan berbiaya tinggi. Upaya pencegahan penyakit gigi antara lain dengan menyikat gigi secara teratur, penataan diet, dan pemeriksaan rutin hingga dapat dilakukan penanganan penyakit gigi pada taraf dini relatif lebih mudah dan tidak berbiaya tinggi. Bahkan sekarang dengan kemajuan ilmu dan teknologi telah dapat dilakukan asesmen risiko penyakit gigi hingga dapat dilakukan tindakan sebelum penyakit gigi terjadi. Kegiatan asesmen risiko penyakit karies gigi sebagai terobosan di bidang kesehatan gigi saat ini telah dilakukan oleh FKG UPDM(B).

100_6182 dhe

 Kegiatan bakti sosial Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2014 selain diselenggarakan di FKG UPDM(B) juga dilakukan pada 18 institusi pendidikan kedokteran gigi:

1.Universitas Baiturahman, 12–15 September 2014
2.Universitas Gadjah Mada, 18–20 September 2014
3.Universitas Hasanuddin, 22–24 September 2014
4.Universitas Soedirman, 25–27 September 2014
5.Universitas Jember, 2–4 Oktober 2014
6.Universitas Muhammadiyah Yogyakarta, 6–8  Oktober 2014
7.Universitas Mahasaraswati, 9–11 Oktober 2014
8.Universitas Indonesia, 13–15 Oktober 2014
9.Universitas Hang Tuah, 16–18  Oktober 2014
10.Universitas Sumatera Utara, 20–22 Oktober 2014
11.Universitas Padjajaran, 22–24  Oktober 2014
12.Universitas Trisakti, 27–29 Oktober 2014
13.Universitas Syiah Kuala, 30 Oktober–1 November 2014
14.Universitas Prof DR Moestopo (Beragama), 3–5 November 2014
15.Universitas Sam Ratulangi, 6–8 November 2014
16.Universitas Airlangga, 12–14 November 2014
17.Universitas Islam Sultan Agung, 13–15 November 2014
18.Universitas Maranatha, 17–19 November 2014

BERITA TERKAIT:

PELAYANAN KESEHATAN GIGI GRATIS: http://www.antarasumbar.com/berita/nasional/d/0/372983/persatuan-dokter-gigi-beri-pelayanan-kesehatan-gratis.html

FKG UPDM(B): 25,9% PENDUDUK INDONESIA BERMASALAH DENGAN GIGI: http://www.antarasumbar.com/berita/nasional/d/0/372982/259-persen-penduduk-indonesia-bermasalah-dengan-gigi.html

BULAN KESEHATAN GIGI NASIONAL DI UNIVERSITAS MOESTOPO: http://m.pikiran-rakyat.com/node/303211

PELAYANAN KESEHATAN GIGI GRATIS: http://www.aktual.co/urbanitas/pdgi-beri-pelayanan-kesehatan-gigi-secara-gratis

BKGN FKG MOESTOPO DITARGETKAN MENJANGKAU 1000 ORANG: http://tumbuh-kembang.com/bkgn-di-fkg-moestopo-ditargetkan-menjangkau-1-000-orang/

IMG_2902a dhe gusiIMG_2921 tariIMG_3052 dheIMG_2884a bersama

Filled Under: Uncategorized
5 November 2014

100_6166 welcome

Pembukaan bakti sosial kesehatan gigi FKG UPDM(B) dalam rangka BKGN (Bulan Kesehatan Gigi Nasional) 2014  dilaksanakan pada 3 november 2014. Kegiatan bakti sosial akan berlangsung selama 3 hari pada 3 hingga 5 november 2014. Kegiatan yang dilakukan berupa pendidikan kesehatan gigi terutama tentang anjuran untuk mencegah kerusakan gigi sejak dini dengan teratur menyikat gigi serta perlunya pemeriksaan gigi secara rutin serta pengobatan gigi gratis.

Pembukaan secara resmi dilakukan oleh rektor UPDM(B), Prof Dr Sunarto MSi. Dalam sambutannya rektor UPDM(B) mengemukakan, bakti sosial ini merupakan salah satu perwujudan cita-cita Alm Bpk Prof Dr Moestopo untuk membantu masyarakat dan Negara. Sedangkan drg. Ratu Mirah Afifah GCClindent., MDSc , Professional Relationship Manager    Oral Care, PT Unilever Indonesia, Tbk. mengemukakan bahwa Unilever dengan produknya Pepsodent senantiasa mendukung upaya peningkatan kesehatan gigi masyarakat  seperti yang dijalankan pada BKGN.

pembukaan bkgn 2014

 PERMASALAHAN DAN HARAPAN KEPADA PEMERINTAHAN BARU

Dekan FKG UPDM(B), Dr Paulus Januar drg MS, pada sambutannya mengemukakan kegiatan BKGN 2014 diharapkan akan menggugah untuk peningkatan prioritas bagi kesehatan gigi. Selama ini program kesehatan gigi tidak mendapatkan prioritas yang memadai. Diharapkan pemerintahan baru dalam programnya di bidang kesehatan dapat memberikan prioritas yang memadai bagi kesehatan gigi.

 Ditambahkannya, kegiatan BKGN dijalankan untuk turut mengatasi permasalahan kesehatan gigi di Indonesia. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan, penyakit gigi dan mulut merupakan salah satu dari 10 masalah kesehatan yang terbanyak dikeluhkan masyarakat Indonesia.  Sementara itu penyebaran dokter gigi tidak merata, serta ketersediaan sarana pelayanan kesehatan gigi di banyak tempat di Indonesia masih kurang. Sedangkan dari hasil Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) 2013 yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan RI ternyata, 25,9% penduduk Indonesia bermasalah dengan kesehatan gigi dan mulutnya. Namun dari mereka yang bermasalah dengan kesehatan gigi dan mulut hanya 8,1% saja yang mendapatkan perawatan kesehatan gigi. Indeks DMF-T (Decay, Missing, Filling – Teeth) Indonesia sebesar 4,6 dengan komponen terbesar adalah gigi yang telah hilang (missing). Dengan DMF-T sebesar 4,6 berarti kerusakan gigi penduduk Indonesia 460 buah gigi per 100 orang. Sedangkan menyikat gigi sudah dilakukan oleh 94.2% penduduk Indonesia, namun hanya 2,3% saja yang menyikat gigi secara benar setelah makan pagi dan sebelum tidur malam.

 Patut disadari bahwa kesehatan gigi merupakan bagian integral dari seluruh kesehatan tubuh. Permasalahan kesehatan gigi akan menjadi permasalahan yang menyangkut kesehatan secara keseluruhan. Permasalahan kesehatan gigi berpengaruh terhadap kesejahteraan hidup dan produktivitas seseorang. Data Riskesdas 2013 menunjukkan, rata-rata lama hari hilang akibat masalah gigi dan mulut adalah sebesar 3,64 hari dalam satu tahun.

 Permasalahan kesehatan gigi perlu mendapatkan perhatian dari pemerintahan baru Jokowi-JK dalam programnya di bidang kesehatan, bahkan merupakan salah satu tantangan yang harus diatasi. Kesehatan gigi agar mendapatkan prioritas yang memadai dan sama sekali tidak dapat diabaikan pada program JKN (Jaminan Kesehatan Nasional) serta Kartu Indonesia Sehat. 

BERITA TERKAIT:

PELAYANAN KESEHATAN GIGI GRATIS: http://www.antarasumbar.com/berita/nasional/d/0/372983/persatuan-dokter-gigi-beri-pelayanan-kesehatan-gratis.html

FKG UPDM(B): 25,9% PENDUDUK INDONESIA BERMASALAH DENGAN GIGI: http://www.antarasumbar.com/berita/nasional/d/0/372982/259-persen-penduduk-indonesia-bermasalah-dengan-gigi.html

BULAN KESEHATAN GIGI NASIONAL DI UNIVERSITAS MOESTOPO: http://m.pikiran-rakyat.com/node/303211

PELAYANAN KESEHATAN GIGI GRATIS: http://www.aktual.co/urbanitas/pdgi-beri-pelayanan-kesehatan-gigi-secara-gratis

BKGN FKG MOESTOPO DITARGETKAN MENJANGKAU 1000 ORANG: http://tumbuh-kembang.com/bkgn-di-fkg-moestopo-ditargetkan-menjangkau-1-000-orang/

100_6186 mirah

Filled Under: Uncategorized
25 October 2014

 

gedung baru bintaro2

“Terimalah syukur kami atas segala karuniaMu Tuhan,” bergema madah pujian pada perayaan misa kudus yang berlangsung meriah di aula gedung baru FKG Moestopo. Para mahasiswa, dosen dan karyawan komunitas Katolik FKG Moestopo tampak ceria bersatu dalam  misa. Memang misa kudus selama ini secara rutin diselenggarakan di kampus FKG Moestopo, namun kali ini merupakan sesuatu yang istimewa.

 Misa kudus pada 22 oktober 2014 diselenggarakan dalam rangka syukuran atas selesainya pembangunan gedung baru FKG UPDM(B) serta untuk menyambut tahun ajaran baru. Sebagai penyelenggara adalah Keluarga Mahasiswa Katolik yang dikoordinasi Kerohanian  Katolik FKG UPDM(B).  RD Anthon Baur memimpin perayaan misa tersebut. Dalam homilinya disampaikan, kita semua patut bersyukur atas karunia gedung baru dan tahun ajaran baru. Ditambahkannya, kita semua berbahagia karena Tuhan mencintai serta berbahagia  karena kita ingin mewujudkan cinta kasih. Pada akhir misa kudus dilakukan pula pemberkatan gedung baru FKG UPDM(B).

 Pendamping mahasiswa Katolik FKG Moestopo,  drg Pindo Bilowo pada sambutannya menyampaikan terima kasihnya pada semua pihak yang berpartisipasi serta dikemukakannya bahwa warga Katolik meski kecil dalam jumlah namun diharapkan dapat berperanan. Sedangkan dekan FKG UPDM(B), Dr drg Paulus Januar, yang juga hadir menuturkan, kita semua berbahagia dengan adanya gedung baru 6 lantai seluas 3900 m2 yang akan digunakan untuk perkuliahan serta praktikum. Dengan misa syukur ini diharapkan Tuhan senantiasa memberkati pengunaan gedung baru sehingga memberikan manfaat bagi semua orang. Selanjutnya diharapkannya, sebagai warga Katolik agar dapat mengembangkan kualitas diri sebagai garam dan terang bagi seluruh Fakultas Kedokteran Gigi Universitas Prof DR Moestopo (Beragama). 

Filled Under: Uncategorized
10 October 2014

iduladha 2014 1

Tanggal 5 oktober 2014 atau 10 Dzulhijjah 1435 merupakan hari yang ditunggu-tunggu umat Islam karena merupakan hari raya Idul Adha. Pada hari tersebut umat muslim melakukan penyembelihan hewan kurban, untuk memperingati perintah Allah kepada Nabi Ibrahim yang menyembelih domba sebagai pengganti putranya. Walaupun di Indonesia sudah ada yang merayakan idul adha pada tanggal 4 oktober 2014, hal itu tidak menjadi sebuah masalah karena perbedaan akan menyatukan sesuatu dengan indah.

FKG Moestopo pun tidak luput dalam merayakan Idul Qurban ini, jam 8.30 pagi pun menjadi awal dimulainya acara ini. Sambutan dari ketua Idul Adha 1435 H yaitu Taufiq angkatan 2013 mengawali acara ini. Acara ini pun dihadiri oleh Dekan FKG Moestopo, Dr drg Paulus Januar MS, drg Diah Indriastuti SpRKG(K) sebagai Wakil Dekan III bidang kemahasiswaan, drg Retno Damayanti MKes selaku Kasubag Kemahasiswaan, Ketua Senat Mahasiswa, Rayhan Muhamad, dan juga ketua BPM,  Ismaeil Bahanan.

Pada acara yang berlangsung di parkiran FKG Moestopo ini, dilakukan penyembelihan 2 ekor sapi dan 9 kambing. Satu sapi berasal dari FKG Moestopo, dan satu sapi lagi berasal dari patungan dosen-dosen FKG Moestopo sendiri, dan kambing-kambing berasal dari mahasiswa dan dosen-dosen. Dari penyembelihan tersebut, 600 kupon pun disebar kepada orang-orang yang membutuhkan dan juga ke sivitas akademika FKG Moestopo. Mereka dengan antusias dan senang hati menerima daging-daging tersebut. Pembagian daging pun dibagi pun dibagi menjadi 3 kloter supaya berlangsung kondusif.

Para panitia pun bekerja ekstra untuk menyelesaikan daging-daging itu tepat waktu. Walaupun mereka tidak merasakan Idul Adha di rumah masing-masing namun mereka tetap berpartisipasi dan terus berbahagia mengikuti rangkaian acara demi acara. Pukul 16.00 pembagian daging qurban pun sudah selesai dan berjalan lancar. Mudah-mudah dengan qurban ini bisa bermanfaat khususnya dilingkungan FKG Moestopo.

 “Katakanlah: sesungguhnya shalatku, sembelihanku (kurban), hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah, Tuhan semesta alam.” [Qur’an Surat Al An’am : 162].

Fkg-yn

 

Filled Under: Uncategorized
1 October 2014

mhs islam fkg pic

Keberadaan mahasiswa merupakan elemen utama  dunia kampus yang melalui aktivitas dan interaksinya dapat memberikan pengaruh pada perubahan sosial dalam kehidupan masyarakat. Mahasiswa FKG Moestopo bangga bisa menjadi bagian dalam berdirinya sebuah organisasi islam yang menaungi seluruh mahasiswa muslim kedokteran gigi se-Indonesia.

FKG Moestopo menjadi salah satu pendiri organisasi dengan lingkup nasional ini yaitu FULDMKG (Forum Ukhuwah Lembaga Dakwah Mahasiswa Kedokteran Gigi).  Pada 16-18 Mei 2014 FKG Moestopo menghadiri acara nasional yang diadakan di Bandung yaitu Musyawarah Nasional (MUNAS) FULDMKG yang merupakan pertemuan pertama berskala nasional yang diadakan oleh organisasi yang baru saja dibentuk ini. Acara MUNAS ini menjadi acara peresmian terbentuknya FULDMKG.  Seluruh perwakilan dari FKG se-Indonesia menghadiri acara ini. Dalam acara MUNAS ini untuk pertama kalinya terpilih ketua umum FULDMKG dan penentuan AD/ART FULDMKG untuk dasar pergerakan organisasi ini ke depannya.

Forum Ukhuwah Lembaga Dakwah Mahasiswa Kedokteran Gigi (FULDMKG) didirikan sebagai organisasi dakwah yang bergerak secara nasional dalam aktivitas keislaman dan kesehatan. FULDMKG merupakan satu-satunya organisasi nasional yang menaungi seluruh lembaga dakwah mahasiswa kedokteran gigi di Indonesia. Melalui organisasi ini dapat mendukung beberapa Fakultas Kedokteran Gigi yang belum mempunyai LDF atau Lembaga Dakwah Fakultas supaya bisa terbentuk.  Forum ini juga dapat menjadi perwajahan muslim di ranah kesehatan gigi. Tujuan dari itu semua adalah tegaknya nama Islam di bumi FKG ini dan untuk mendapatkan ridho dan rahmat dari Allah SWT.

Forum Silaturahmi Lembaga Dakwah Fakultas Kedokteran Gigi se- INDONESIA sudah dibentuk pada tahun 2010 dengan nama FALDFKG (Forum Antar Lembaga Dakwah Fakultas Kedokteran Gigi) melalui JISFO ( Jakarta Islamic Forum) 2010 yang diselenggarakan pada bulan Oktober/ November 2010 dan dihadiri perwakilan Lembaga Dakwah Fakultas (LDF) Universitas se-Indonesia. Perwakilan yang hadir dari UNAIR, UGM, UNPAD, UI, TRISAKTI, MOESTOPO, UNEJ, dan UHT. Pada tanggal 18-19 januari 2014 berkumpul kembali teman-teman antar daerah di Jakarta untuk menguatkan kembali FALDFKG, yang terdiri dari UI, UGM, UNPAD, TRISAKTI, UB, dan UNAIR yang merumuskan perkumpulan lembaga dakwah yang sempat tertunda yang kemudian bernama FULDMKG. Hasil dari pertemuan tersebut adalah menghimpun teman-teman aktivis dakwah se-indonesia dan mengajak berkumpul untuk mempererat ukhuwah serta diadakannya Musyawarah Nasional (Munas) FULDMKG pada tanggal 16-18 Mei 2014 untuk merumuskan dan menguatkan arah kerja dakwah kita sebagai lembaga dakwah. Kegiatan ini juga menjadi gerbang untuk merancang pergerakan dan kontribusi yang akan diberikan untuk negara dalam kepengurusan FULDMKG.

Setelah diadakannya MUNAS ini, agenda selanjutnya adalah MUKERNAS atau Musyawarah Kerja Nasional yang diadakan di Medan pada tanngal 5-7 September 2014 lalu. Pada acara ini, FKG Moestopo pun mengirimkan perwakilan sebanyak 4 orang. Dalam organisasi ini pun eksistensi FKG Moestopo sangat diandalkan, 6 orang dari FKG Moestopo menjadi pengurus nasional. Mereka adalah Yunita ambarwati angkatan 2011, Gerry Permana angkatan 2011, Annissa Dhania angkatan 2011, Jundiana Hanifati angkatan 2011, Tiara Sandria angkatan 2010, dan Aidia Yuriko angkatan 2010. Mereka semua menjabat jabatan penting dalam struktur organisasi nasional ini.

Eksistensi FKG Moestopo dalam kancah nasional tidak kalah dengan FKG dari universitas lain, dan kompetensi FKG Moestopo dalam bidang keislaman pun sudah mencapai kancah nasional. Hal ini harus terus ditingkatkan demi majunya FKG Moestopo di lingkup nasional terutama dari segi keislaman. 

fkg-yn

 

Filled Under: Uncategorized
15 September 2014

moestopo

Di kota pahlawan Surabaya telah terdapat Jl. Prof Dr Moestopo yang melintas di depan kampus FKG Universitas Airlangga. Nama jalan tersebut didedikasikan bagi pahlawan nasional Prof Dr Moestopo,  yang berjasa dalam  perjuangannya terutama dalam pertempuran melawan penjajah pada 10 november 1945 di Surabaya. Sebagaimana diketahui, pertempuran bersejarah tersebut kemudian setiap tahun diperingati sebagai hari pahlawan.  

Kini Gubernur DKI Jakarta, Djoko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi, telah pula menetapkan Jl. Mayjen TNI Prof Dr Moestopo.  Keputusan Gubernur DKI Jakarta no 1341 tahun 2014 tertanggal  25 agustus 2014 menetapkan nama jalan Mayjen TNI Prof Dr Moestopo di sepanjang ruas jalan layang non tol antara Antasari – Blok M di Jakarta Selatan.  

Penetapan Jalan Mayjen TNI Prof Dr Moestopo oleh Gubernur DKI Jakarta, Jokowi, berdasarkan pertimbangan bahwa Prof Dr Moestopo merupakan putra bangsa yang berdasarkan Keputusan Presiden telah dianugerahi gelar pahlawan nasional, hingga dalam rangka menghormati jasa kepahlawanannya perlu upaya untuk mensosialisasikan seluas-luasnya kepada masyarakat. Dengan demikian Prof Dr Moestopo akan semakin dikenal  keteladanannya dan menumbuhkan semangat kepahlawanan.  

Di samping sebagai pahlawan nasional, alm Prof Dr Moestopo merupakan seorang dokter gigi yang menjadi tokoh terkemuka di kalangan profesi kedokteran gigi, dan mendirikan Universitas Prof Dr Moestopo (Beragama).

Fkg-0

Filled Under: Uncategorized
13 September 2014

Setiap tahun BKGN (Bulan Kesehatan Gigi Nasional) diselenggarakan oleh PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia) dan AFDOKGI (Asosiasi Fakultas Kedokteran Gigi Indonesia) bekerja sama dengan P.T. Unilever . Tahun 2014 ini BKGN telah terselenggara untuk ke 5 kalinya.

BKGN 2014 dibuka di kota Padang oleh Wakil Mendikbud bidang pendidikan, Prof Dr Ir  Musliar Kasim bertempat di  FKG Universitas Baiturrahmah pada 12 september 2014. Pada upacara pembukaan yang disebut sebagai kick off tersebut, turut hadir Dekan FKG UPDM(B), Dr drg Paulus Januar, MS. Selanjutnya rangkaian kegiatan BKGN 2014 akan terus berlangsung hingga 19 november 2014 di  berbagai kota di Indonesia, bertempat di 18 institusi pendidikan kedokteran gigi dan 20 cabang PDGI (Persatuan Dokter Gigi Indonesia.  Kegiatan BKGN 2014 di FKG UPDM(B) akan berlangsung pada 3 hingga 5 november 2014.

 Direncanakan pada Bulan Kesehatan Gigi Nasional 2014 akan dilakukan pendidikan kesehatan gigi terutama tentang anjuran untuk mencegah kerusakan gigi sejak dini dengan teratur menyikat gigi serta perlunya pemeriksaan gigi secara rutin. Pada 18 institusi pendidikan kedokteran gigi dan 20 cabang PDGI akan diselenggarakan pelayanan kesehatan gigi gratis.  Pelayanan kesehatan gigi yang diberikan pada masyarakat meliputi pemeriksaan gigi serta perawatan berupa penambalan sederhana yang tidak melibatkan perawatan syaraf gigi, pencabutan tanpa komplikasi gigi sulung atau gigi tetap, pembersihan karang gigi, perawatan pencegahan gigi berlubang dengan aplikasi fluoride atau fissure sealant, serta rujukanSelain itu dalam rangka BKGN 2014 juga akan diselenggarakan serangkaian seminar, ceramah, maupun konperensi pers mengenai kesehatan gigi.

Kegiatan BKGN dijalankan untuk turut mengatasi permasalahan kesehatan gigi di Indonesia. Data dari Kementerian Kesehatan menunjukkan, penyakit gigi dan mulut merupakan salah satu dari 10 masalah kesehatan yang terbanyak dikeluhkan masyarakat Indonesia.  Sementara itu penyebaran dokter gigi tidak merata, serta ketersediaan sarana pelayanan kesehatan gigi di banyak tempat di Indonesia masih kurang. Sedangkan dari hasil Riskesdas (Riset Kesehatan Dasar) 2013 yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan RI ternyata, 25,9% penduduk Indonesia bermasalah dengan kesehatan gigi dan mulutnya. Namun dari mereka yang bermasalah dengan kesehatan gigi dan mulut hanya 8,1% saja yang mendapatkan perawatan kesehatan gigi.

Wakil Mendikbud bidang pendidikan, Prof Dr Ir Musliar Kasim pada sambutannya sangat mendukung pelaksanaan BKGN 2014. Diharapkan dengan BKGN 2014 dapat menciptakan gigi yang sehat bagi anak-anak Indonesia untuk turut serta mewujudkan generasi emas Indonesia pada 100 tahun proklamasi kemerdekaan RI. Dalam rangka peningkatan pelayanan serta pendidikan kedokteran gigi gigi pada kesempatan tersebut juga diresmikan gedung baru RSGM (Rumah Sakit Gigi dan Mulut) FKG Universitas Baiturrahman.

MARI SUKSESKAN KEGIATAN BKGN 2014 DI FKG MOESTOPO PADA 3 HINGGA 5 NOVEMBER 2014

bkgn 12 sep 2014 padang

Wakil Mendikbud (kiri) menyaksikan kegiatan menyikat gigi bersama pada pembukaan BKGN 2014.  Foto:http://www.antarafoto.com/peristiwa/v1410507012/bulan-kesehatan-gigi-nasional

fkg-0

Filled Under: Uncategorized